- Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, mengkritik keras penonaktifan mendadak 11 juta peserta PBI JKN oleh BPJS Kesehatan.
- Kebijakan penonaktifan tanpa pemberitahuan ini dilaporkan mengganggu layanan rutin lebih dari 100 pasien yang menjalani cuci darah rutin.
- Komisi IX DPR RI berencana memanggil BPJS Kesehatan untuk meminta penjelasan dan mendesak reaktivasi kepesertaan segera.
Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zainul Munasichin, menyampaikan kritik keras dan penyesalannya atas kebijakan BPJS Kesehatan yang menonaktifkan sekitar 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara mendadak.
Ia menilai langkah tersebut sangat tidak bijak karena berdampak langsung pada pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi mereka yang mengidap penyakit berat.
Zainul mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai lebih dari 100 pasien cuci darah yang terganggu layanan rutinnya akibat kebijakan ini.
“Ini sangat kami sesalkan karena dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pasien yang seharusnya mendapatkan pelayanan justru terganggu, bahkan kehilangan akses pengobatan secara tiba-tiba,” ujar Zainul kepada wartawan, dikutip Jumat (6/2/2026).
Menurutnya, BPJS Kesehatan seharusnya mengedepankan prinsip transparansi dan sosialisasi sebelum melakukan pemutakhiran data yang berujung pada penonaktifan kepesertaan. Hal ini penting agar masyarakat tidak terkejut saat membutuhkan penanganan medis.
“Bukan tiba-tiba dinonaktifkan seperti sekarang. Akibatnya, banyak pasien yang tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan melalui PBI JKN. Ini menyangkut hak dasar masyarakat atas pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Zainul mendesak pihak BPJS Kesehatan untuk segera melakukan langkah darurat berupa reaktivasi atau pengaktifan kembali kepesertaan bagi warga yang terdampak, khususnya bagi pasien dengan kondisi kritis seperti gagal ginjal.
“Pelayanan kesehatan itu soal nyawa. Untuk pasien sakit berat, tidak ada ruang untuk penundaan,” katanya.
Sebagai langkah tindak lanjut, Komisi IX DPR RI berencana memanggil pihak BPJS Kesehatan dalam waktu dekat untuk memberikan penjelasan mendalam terkait kekisruhan ini.
Baca Juga: 11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
Penonaktifan jutaan peserta tersebut akan menjadi poin utama dalam rapat evaluasi mendatang.
“Kami akan minta penjelasan dan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Di Balik Polemik: Mengapa Reformasi Polri di Bawah Presiden Dipilih Komisi III DPR?
-
Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Tidak Aktif? Trending di X, Ini Penjelasannya
-
Apa Bedanya BPJS PBI dan BPJS Mandiri? Viral Banyak yang Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar