/
Kamis, 15 Juni 2023 | 09:31 WIB
Ganjar Pranowo. ([Istimewa])

Suara Sumatera - Media sosial dihebohkan dengan kabar yang menyatakan kader senior PDIP menolak pencapresan Ganjar Pranowo dan memilih mendeklarasikan Anies Baswedan.

Diketahui, Ganjar Pranowo yang merupakan Capres PDIP dinarasikan ditolak kader seniornya. Klaim itu disebarkan dalam bentuk video oleh kanal YouTube bernama TEROPONG ISTANA belum lama ini.

"TOLAK CAPRESKAN GANJAR !! KADER SENIOR PDIP LANGSUNG DEKLARASIKAN ANIES || BERITA TERBARU," demikian narasi judul video yang dibagikan.

Sementara pada thumbnail video, pengunggah menuliskan kalimat:
"Kecam megawati…
TOLAK USUNG GANJAR CAPRES
KADER SENIOR PDIP PERTANYAKAN APA PRESTASI GANJAR".

Lalu benarkah kader senior PDIP menolak Ganjar, pilih deklarasikan Anies sebagai Capres?

PENJELASAN
Dari penelusuran yang dilakukan, tidak ditemukan informasi valid terkait klaim tersebut. Faktanya, video itu berisi cuplikan dari beberapa video berbeda yang digabung menjadi satu.

Dalam video tersebut juga tidak terdapat pemberitaan terkait kader senior PDIP yang menolak pencapresan Ganjar Pranowo.

Narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel dari rmol.id berjudul “Ganjar Pranowo Semakin Terjepit dan Sulit Dapat Tiket PDIP” yang diunggah pada 19 Desember 2022 dan juga artikel dari jakartainsider.id berjudul “Anies Baswedan ikon perubahan, kata Rocky Gerung” yang diunggah pada 13 Desember 2022.

Thumbnail yang ditampilkan pada video tersebut identik dengan gambar unggah artikel kompas.com berjudul “PDI-P dan Perindo Daftar Caleg, Ricuh di Gerbang KPU” yang diunggah pada 17 Juli 2018.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Dorong Produk Herbal UMKM Jatim Go Global

Foto tersebut menampilkan peristiwa kericuhan di gerbang masuk Kantor KPU akibat massa PDI-P dan Perindo datang hampir bersamaan ke Kantor KPU. Peristiwa tersebut sama sekali tidak berkaitan klaim pada video tersebut.

KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa kader senior PDIP menolak mencapreskan Ganjar dan deklarasikan Anies tidak terbukti alias hoaks.

Dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa kader senior PDIP tolak capreskan Ganjar dan deklarasikan Anies.

Dengan demikian, video yang dibagikan kanal YouTube bernama TEROPONG ISTANA masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Load More