Suara Sumatera - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan angkat suara soal kabar Surya Paloh plus NasDem mendapat tekanan terkait dukungan kepadanya untuk Pilpres 2024.
Menurut Anies, apa yang saat ini terjadi pada Surya Paloh dan NasDem tidak jauh berbeda dengan dirinya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Saat ini yang membedakan menurut Anies adalah dirinya dan NasDem jadi pihak yang sama mendapat tekanan.
“Sekarang ini yang dialami oleh NasDem sama seperti yang kami alami 5 tahun,” ungkap Anies dalam video yang diupload loyalisnya, Geisz Chalifah dalam Instagram pribadinya, dikutip Minggu (18/6/23).
“Cuma kalau kemarin 5 tahun sendirian digebukin kanan kiri nggak selesai-selesai, sekarang didukung NasDem, gantian NasDem digebukin terus,” tambahnya.
Inisiator gerakan “Indonesia Mengajar” itu pun membenarkan kabar bahwa Surya Paloh harus membayar mahal sebagai imbas dari mendukung dirinya di Pilpres 2024.
Anies menyebut terjadi perubahan yang cukup berdampak pada bisnis yang dijalani oleh bos Metro TV tersebut pasca memberikan dukungan kepadanya.
“Pak Surya Paloh pilih begini apa konsekuensinya? Perusahaan dan kegiatan eknominya turun, iklan-iklan di Metro drop, sebagian terpaksa kehilangan pekerjaan, order turun, iklan dari BUMN drop semua, kontrak-kontrak tak diperpanjang,” jelasnya.
“Jadi yang dialami itu nyata,” tambahnya.
Meski demikian, Anies menyebut bahwa Surya Paloh tetap konsisten memberikan dukungan penuh kepadanya.
Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era periode pertama Jokowi tersebut menggambarkan Surya Paloh tetap teguh dengan banyaknya tekanan yang diterima, layaknya karang yang dihantam ombak.
“Pak Surya Paloh itu diserang dari sana-sini, tapi Alhamdulillah beliau seperti karang dihantam ombak dan tak bergeming sedikit pun,” jelasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Tolak Timnas Argentina ke Indonesia, Anies Dipermalukan Erick Thohir di TV
-
Politikus Demokrat: Anies Baswedan Umumkan Cawapres Sebelum Naik Haji
-
Puan-AHY Bertemu, Posisi Anies Baswedan Disebut Bisa Makin Sulit
-
CEK FAKTA: Novel Bamukmin Resmi Jadi Cawapres Anies, PKS-Demokrat Langsung Tarik Dukungan
-
Anies dan Puan Berangkat Haji di Waktu yang Sama, Demokrat: Jika Benar, Semoga Makkah Jadi Tempat Pertemuan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
18 Siswa Diduga Keracunan Makanan di Aceh Selatan, Dinkes Sebut Masuk Kategori KLB
-
Pengumuman SNBP 2026 Kapan Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Cetak Kartu Peserta
-
4 Kapal Pertamina Masih Berada di Timur Tengah, 2 Berada di Area Selat Hormuz
-
4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
-
Gerakan Pangan Murah Kampar Digelar di 9 Tempat, Catat Lokasinya
-
Gempa di Bener Meriah Aceh Dipicu Sesar Aktif
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Buntut Perang AS vs Iran, Bandara King Abdulaziz Terbitkan Surat Peringatan Perjalanan
-
Apa yang Dimaksud dengan Fidyah? Ketahui Siapa yang Diperbolehkan dan Aturan Bayarnya
-
Review Buku Etiket Bekerja: Upaya Meningkatkan Kualitas Diri