/
Selasa, 04 Juli 2023 | 07:06 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara Sumatera - Kepuasan publik terhadap Presiden Jokowi mencapai 80,6 persen. Hal itu berdasarkan temuan survei Voxpopuli Research Center.

Sebanyak 6,8 persen merasa sangat puas dipimpin oleh Jokowi. Sementara itu, 16,8 persen merasa tidak puas, 1,3 persen tidak puas sama sekali, dan sisanya 2,6 persen menyatakan tidak tahu/tidak jawab.

"Tingkat kepuasan hingga 80,6 persen menunjukkan bahwa publik bakal memilih capres yang bisa menjamin keberlanjutan program Jokowi," kata Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja melansir Antara, Selasa (4/7/2023). 

Publik mengakui kerja-kerja Jokowi dalam meletakkan fondasi bagi kemajuan bangsa. Jokowi memfokuskan pada program-program strategis, khususnya pembangunan infrastruktur sebagai program andalan.

"Strategi pembangunan nasional bukan kebijakan yang betul-betul baru, melainkan sudah dilakukan oleh pemerintahan sebelum-sebelumnya, bahkan dari masa kolonial, oleh Bung Karno, Pak Harto, hingga pemerintahan pasca-reformasi," ungkapnya. 

Dirinya menilai Jokowi menyadari ketergantungan ekonomi nasional dalam kegiatan ekstraktif. Di satu sisi, ekspor komoditas memang memberi devisa yang sangat besar dan bisa menopang subsidi, khususnya ketika terjadi gejolak pangan dan energi sebagai dampak perang di Ukraina.

"Strategi hilirisasi dengan melarang ekspor mineral mentah dan mendorong pembangunan smelter berhasil meningkatkan nilai tambah, bahkan berpotensi menjadikan Indonesia sebagai pusat pertumbuhan baru dalam ekosistem kendaraan listrik," katanya. 

Load More