Suara Sumatera - Kata Medan, Sumatera Utara (Sumut), menjadi trending topic di Twitter. Hingga Selasa (11/7/2023) ada sekitar 14,2 ribu tweet yang menyematkan nama Medan.
Isu soal begal menjadi pemicunya. Pasalnya, saat ini aksi begal dan geng motor di Medan makin meresahkan masyarakat. Terdapat postingan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang meminta untuk menindak tegas begal walaupun harus ditembak mati.
Dalam cuitannya di Twitter, Bobby memberikan apresiasi kepada polisi yang menangkap dan menembak mati pelaku.
"Saya baru saja mendapatkan informasi bahwa Kapolrestabes Medan beserta jajarannya telah berhasil menembak mati salah satu pelaku begal sadis yang sangat meresahkan," cuitnya.
"Hal ini sangat kami apresiasi, karena begal dan pelaku kejahatan tidak punya tempat di Kota Medan karena sangat mengganggu ketenangan dan keamanan masyarakat," sambung Bobby.
Salah seorang netizen menyebut kondisi di jalanan Sumut sudah terbilang membahayakan, meski masih pukul 10 malam.
"Kelen gak tau aja, gara-gara di kota Medan banyak begal. Sekarang hampir se Sumatra Utara jadi musim begal. Jam 10an (malam) udah rawan," tulisnya.
"Yang ga setuju kurasa ga pernah tinggal di Medan an****, gatau kelen seberapa Gotham Medan itu bah," ucap netizen.
LBH Medan kecam pernyataan Bobby soal tembak mati begal
Baca Juga: Puan Akui Ada Rencana Prabowo Temui Megawati, Kapan Waktunya?
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan mengecam pernyataan Wali Kota Medan Bobby Nasution soal tembak mati begal dan geng motor.
Wakil Direktur LBH Medan, Muhammad Alinafiah Matondang mengaku pemberantasan begal dan geng motor harus mengedepankan aturan hukum dan berlandaskan pada hak asasi manusia.
"LBH Medan menyangkan dan mengecam pernyataan Wali Kota Medan Bobby Nasution atas dugaan seruannya mendukung kepolisian menembak mati begal dan geng motor yang melakukan perlawanan, serta sudah membuat resah masyarakat," kata Alinafiah.
Pernyataan Bobby diduga merupakan sikap yang bertentangan dengan hukum & HAM. Pasalnya, hal itu mengarah kepada dugaan pembunuhan tanpa prosedur hukum dan putusan pengadilan (extra judicial killing).
"Sehingga sikap tersebut juga dinilai tidak jauh beda dengan sadisnya pelaku begal dan geng motor tanpa belas kasihan melukai dan membunuh para korbannya," ungkapnya.
Seharusnya Bobby dapat mengkoreksi diri. Sebab dengan maraknya aksi kriminalitas begal dan geng motor ini pastinya dipertanyakan kemanfaatan dan ketepatan program kerja Pemkot Medan saat ini.
"Pencegahan dan penindakan begal dan geng motor di Sumut, khususnya Kota Medan juga merupakan tanggung jawab seluruh stakeholder termasuk wali kota dan jajaran," cetusnya.
"Semisal melalukan pengawasan ketat dan rutin di lingkungan setempat melalui kepala lingkungan bersama babinkamtibmas, babinsa dan tokoh masyarakat," sambungnya.
Berita Terkait
-
Pernyataan Bobby Nasution soal Tembak Mati Begal dan Geng Motor di Medan Tuai Kecaman
-
Jarot Ditembak Mati Polisi, Bobby Nasution Apresiasi: Begal dan Pelaku Kejahatan Tak Punya Tempat di Medan
-
Tampil di Puncak HUT Kota Medan, Bobby Pakai Kaus Bergambar Boboho Ingusan
-
Angkat Keberagaman Sekaligus Penggerak Ekonomi, Pawai Colorful Medan Carnival Berlangsung Meriah
-
Bobby Nasution Beri Anugerah Seni kepada Seniman Medan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Apa Itu BIB dalam Lari? Bukan Cuma Nomor Peserta, Ini Fungsi Pentingnya
-
Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
-
Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Erling Haaland Samai Rekor Harry Kane usai 2 Golnya Antar Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar
-
Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak