Suara Sumatera - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (12/7/2023).
Jokowi mengaku senang dengan renovasi yang dilakukan oleh Kementerian PUPR. Di mana adanya perbaikan dari tempat duduk, rumput lapangan, hingga akses keluar masuk Stadion.
Namun apakah Stadion Si Jalak Harupat layak digunakan untuk Piala Dunia U-17? Jokowi menjelaskan bahwa yang menentukan layak atau tidaknya Stadion adalah FIFA.
"Yang menentukan layak dan tidaknya FIFA, bukan Presiden," katanya dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden.
"Tugas kita menyiapkan, memperbaiki, merenovasi, kalau sudah FIFA ke sini siap ya berarti itu layak," sambungnya.
Dirinya mengaku sebekumnya FIFA telah melakukan pengecekan Stadion untuk Piala Dunia U-20, walaupun gagal digelar.
Namun, untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17 FIFA masih harus dilakukan pengecekan kembali.
"Untuk U-20 kemarin sudah layak, tapi untuk U-17 perlu proses perbaikan lagi karena memang ini beda," jelasnya.
Disoal mengenai target dalam Piala Dunia U-17, Jokowi berharap Timnas Indonesia U-20 bisa juara.
Baca Juga: Nagita Slavina Gagal Membaca Surat Al Kaustar? Simak Respons Ustaz Abdul Somad
"Pertama bisa masuk penyisihan, syukur bisa masuk final, syukur bisa juara," jelasnya.
Sebanyak 187 pemain muda Indonesia ikut dalam proses seleksi di Stadion Si Jalak Harupat. Nantinya, pelatih Bima Sakti akan menggelar seleksi di sembilan kota lainnya.
"Saya senang akan dilakukan proses seleksi di 10 kota. Saya tanya pelatih Bima Sakti hari ini 187 pemain yang nanti akan diambil. Ngak tahu kalau bagus semua akan diambil 187," jelasnya.
Jokowi juga memberikan apresiasi kepada PSSI yang memberikan kesempatan kepada anak muda untuk perpartisipasi di Piala Dunia U-17.
"Saya kira proses-proses seperti ini yang harus saya apresiasi kepada PSSI yang memberikan kesempatan kepada anak-anak muda kita untuk bisa ikut partisipasi di Piala Dunia U-17," jelasnya.
Diketahui, Stadion Si Jalak Harupat merupakan salah satu calon venue Piala Dunia U-17 2023. Stadion yang terletak di Soreang, Bandung, itu sebelumnya sudah diajukan sebagai salah satu penyelenggara Piala Dunia U-20 2023.
Berita Terkait
-
Jokowi Pastikan FIFA yang Menentukan Stadion Piala Dunia U-17 2023
-
PSSI Rilis 34 Nama, Berikut Data Tinggi Badan Para Pemain Timnas U-17!
-
Jokowi Sebut Ada 6-8 Stadion yang Akan Dijadikan Venue Piala Dunia U-17
-
Ungkap Target Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023, Jokowi: Syukur Bisa Juara
-
Ini Target Jokowi untuk Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan
-
6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
1.639 Narapidana di Bali Dapat Remisi Idul Fitri, 26 Langsung Bebas!
-
Review S Line: Garis Merah yang Menguak Rahasia Terdalam Manusia
-
Tradisi Salam Tempel saat Lebaran: Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?