Suara Sumatera - Peristiwa penyerangan dialami oleh anggota Polsek Ulu Musi Empat Lawang Sumatera Selatan (Sumsel) saat melakukan patroli. Peristiwa yang dialami lima anggota Polsek Ulu Musi ini pun mengakibatkan satu orang mengalami luka bacok di bagian kepala.
Informasinya, mobil yang ditumpangi kelima anggota Polsek Ulu Musi Empat Lawang pun mengalami kerusakan di bagian depan.
Peristiwa diketahui terjadi pada Rabu (12/7/2023) sekitar pukul 16.30 WIB, saat anggota personil tersebut melintas di Desa Lubuk Puding Baru, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang. Adapun kelima anggota personil yang diserang ialah Aipda M Faiz, Bripka Beni Rahman, Brigadir Daber Kaila, Briptu Husni Mubarok, dan Briptu Sandi Jaya.
Dari informasi yang diterima, penyerangan menyebabkan Brigadir Daber Kaila mengalami luka bacok pada bagian belakang kepala.
Peristiwa penyerangan itu, bermula ketika lima polisi itu melintas di pondok pinggir jalan di Desa Lubuk Puding Baru. Tidak disangka puluhan orang dengan menggunakan sepeda motor langsung menyerang.
Beberapa di antara pelaku yang melakukan penyerangan membawa senjata tajam, potongan kayu dan juga batu. Para pelaku ketika itu melemparkan batu dan kayu ke arah mobil yang ditumpangi lima personel Polsek Ulu Musi.
“Gara-gara kamu pasien kami sepi,” teriak salah satu pelaku penyerangan yang kemudian langsung melempar batu dan kayu ke arah anggota dan mobil.
Dalam peristiwa tersebut, lima personel kabur menyelamatkan diri.
Suara.com masih berupaya mengkonfirmasi kejadian ini pada pihak kepolisian setempat dan Polda Sumsel.
Baca Juga: SKK Migas Kembali Gelar Konferensi Hulu Migas Internasional
Berita Terkait
-
Patroli Berujung Maut, 5 Anggota Polsek Ulu Musi Empat Lawang Sumsel Diserang Massa
-
Cerita Pria Palembang Gagal Nikah Setelah Ditipu Janda Muda: Emas, Uang Sampai Ayam Dibawa
-
Novel Baswedan: Ribuan Sumur Minyak Ilegal di Sumsel Berpotensi Kejahatan Korupsi
-
Pipa Pertamina Bocor, Cemari Sungai Kelakar di Prabumulih
-
Sadisnya Begal di Jalan Soekarno Hatta Palembang, 2 Motor Dirampas Karena Diancam Celurit
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Atas Nama Sahur, Sampai Kapan Kebisingan yang Kehilangan Adab Dimaklumi?
-
Ketahuan? Netizen Curiga Inara Rusli Pakai Akun Palsu untuk Balas Komentar Nyinyir
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Olla Ramlan Go International Lewat Serial Walid Season 2, Perankan Anak Kiai yang Manipulatif
-
Respati Ardi Pastikan Disnaker Solo Buka Posko Aduan THR, Ini Alurnya
-
Divonis 8,5 Tahun, Eks Bupati Lampung Timur Wajib Kembalikan Rp3,9 Miliar Kasus Pagar Rumah Dinas
-
Rudy Susmanto Kembali Rombak 21 Pejabat Kabupaten Bogor, Cek Daftar Lengkapnya