/
Minggu, 16 Juli 2023 | 07:10 WIB
Ilustrai-Prajurit TNI. (Antara)

Suara Sumatera - Aksi kriminalitas jalanan seperti begal yang tidak segan-segan melukai korban hingga merenggut jiwa kian marak di Medan, Sumatera Utara. 

Masyarakat dibuat resah dengan aksi begal ini. Masyarakat was-was setiap kali harus beraktivitas di luar rumah, terutama saat malam hari.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) turun tangan untuk memberantas begal dan geng motor di Medan. Bahkan, Kodam I Bukit Barisan telah membentuk tim khusus.

"Kodam I/BB telah membentuk tim khusus untuk membantu Polri menekan aksi begal dan geng motor," kata  Kapendam I/BB Kolonel Inf Rico J Siagian dikutip Minggu (16/7/2023).

Rico bilang, tim khusus dari unsur TNI ini disebar ke sejumlah titik rawan di Kota Medan, dengan sasaran pelaku begal dan geng motor. 

"Anggota sudah disebar untuk memerangi begal dan geng motor," ujarnya. 

Maraknya begal membuat Wali Kota Medan Bobby Nasution geram. Dirinya meminta aparat menindak tegas pelaku begal, bila perlu ditembak mati.

Pernyataan yang disampaikan Bobby lewat akun Instagram pribadinya, beberapa waktu lalu ini juga menyulut pro-kontra.

"Untuk itu, saya harap pihak kepolisian lebih tegas untuk menindak para pelaku di lapangan walaupun harus ditembak mati," katanya. 

Baca Juga: Angkat Kisah TKI, Film Perempuan Berkelamin Darah Bawa Misi Stop Kekerasan Seksual

Load More