/
Rabu, 19 Juli 2023 | 13:06 WIB
Jovi Adhiguna. ([Instagram/@joviadhiguna])

Suara Sumatera - Influencer Jovi Adhiguna tengah menjadi sorotan usai memamerkan momen makan bakso di sebuah restoran halal dengan kerupuk babi

Dalam video yang beredar, terlihat Jovi Adhiguna memakan bakso. Sekilas tidak ada yang aneh saat itu, namun yang jadi masalah, dia memakan bakso dengan kerupuk babi.

Jovi Adhiguna pun banjir kritikan setelah apa yang dilakukannya menuai kontroversi. Belakangan, ia meminta maaf dan mengaku akan bertanggung jawab dengan mengganti seluruh alat makan di restoran tersebut.

Lantas siapakah Jovi Adhiguna, sosok kontroversi yang memakan bakso halal campur kerupuk babi? Berikut ini profilnya yang berhasil dihimpun.

Profil Jovi Adhiguna
Sosok Jovi Adhiguna lahir pada 24 Juni 1990. Cowok dengan tinggi badan 173 centimeter tersebut memiliki garis keturunan Belanda dan Tiongkok.

YouTuber yang diketahui beragama Kristen ini merupakan lulusan Universitas Telkom.

Jovi Adhiguna merupakan kakak Sarah Ayu yang sama-sama berkarier sebagai influencer. Keduanya dikenal dengan sebutan Hunter Siblings. 

Sebelum banyak artis menggeluti YouTube, Jovi Adhiguna telah memulainya pada 2015. Jovi awalnya dikenal karena lewat selintas di YouTube Sarah Ayu dengan penampilan rambut berwarna biru hingga dengan panjang hingga bokong. Penonton YouTube Sarah kemudian menyebutnya sepintas mirip Kylie Jenner.

Jovi Adhiguna kemudian mulai membuat konten YouTube tentang berbagai hal seperti fashion, make up, hingga travelling. Ia mengaku tak begitu peduli dengan jumlah viewers atau likes kontennya. 

Baca Juga: Diduga Asal Ganti Bahlom, Lampu Kabut Mobil Terbakar di Jalan

Jovi Adhiguna dikenal sebagai pengusaha F&B yang sukses. Ia memiliki bisnis minuman boba bersama Ririn Ekawati. Dia juga memiliki restoran street food Korea hingga bisnis fashion. 

Jovi Adhiguna mengaku mulai tampil eksentrik sejak kecil. Namun baru selepas SMA, Jovi dan ibunya mengunjungi psikiater untuk mencari jati dirinya. Dari hasil pemeriksaan tersebut, diketahui bahwa kromosom Y lebih dominan dari X meski Jovi seorang pria.

Jovi Adhiguna kemudian melabeli dirinya sebagai androgini. Namun jenis kelamin di KTP Jovi masih tetap laki-laki. Ia pun tak berkeinginan untuk mengubah kelaminnya. Keluarga Jovi disebut tak masalah dengan label tersebut. Lahir di keluarga dari berbagai negara membuat keluarga Jovi berpikiran terbuka.

Status androgini bagi Jovi Adhiguna sebenarnya terkait kecintaannya pada baju perempuan. Menurut Jovi, pria seharusnya juga bisa bebas memakai baju wanita ketika para wanita juga bebas menggunakan baju pria. Jovi bahkan masih duduk dengan 'cara pria'.

Kendati begitu, penolakan terhadap Jovi Adhiguna yang bergaya feminin juga pernah didapatkan. Jovi pernah ditolak kehadirannya oleh warga Balikpapan di acara Market World 2019 terkait dengan isu LGBT.

Load More