Suara Sumatera - Nama Betrand Peto sedang ramai diperbincangan publik. Semua berawal dari viralnya video Betrand yang dituding diacuhkan penyanyi Rossa saat mereka sepanggung di Malaysia.
Meski video tersebut sudah diklarifikasi hoaks, namun hujatan netizen berdampak pada mental anak angkat Ruben Onsu tersebut.
Ruben Onsu mengatakan, sejak video tersebut ramai, Betrand curhat merasa tertekan. Diduga anak yang punya sapaan Onyo itu merasa bersalah pada Rossa.
"Ya sebagai teman curhat aku tahu lah story-nya gitu, perjalanannya. Jadi jangan anggap bullying itu biasa, ini kan sudah mematikan karakter seseorang," ujar Ruben Onsu,
Kini anak sambung Ruben Onsu dan Sarwendah itu jadi banyak pikiran dan kembali merasa rendah diri untuk berduet dengan siapapun.
"Harusnya enggak jadi kerjaan tapi mau enggak mau dipikirin gitu. Dampak ke anak saya juga jadinya, Onyo jadi mulai insecure lagi, jadi mulai lagi takut lagi nanti kalau mau duet sama siapapun gitu," tutur Ruben Onsu.
"Jadi ya banyak deh, jadi banyak dampak sih. Banyak dampak yang jadi pekerjaannya lagi, nanti jadinya saya sama Sarwendah lagi nih gitu," sambungnya.
Sebelumnya, Ruben Onsu sudah lebih dulu mengungkapkan rasa geramnya pada si penyebar hoaks. Dia merasa hilang sabar pada penyebar video yang menggiring opini buruk publik.
Ayah tiga anak itu bahkan sudah mengancam akan melaporkan si pembuat hoaks ke polisi. Rencana ini sedang ia bicarakan lebih lanjut bersama Rossa.
Baca Juga: Rossa Ingin Bertemu Penyebar Hoaks Videonya Bersama Betrand Peto: Biar Jadi Pelajaran
Berita Terkait
-
Rossa Ingin Bertemu Penyebar Hoaks Videonya Bersama Betrand Peto: Biar Jadi Pelajaran
-
Rossa Ngamuk Dituding Cuekin Betrand Peto Saat Manggung, Janji Buru Penyebar Fitnah: Biar Dikasih Pelajaran!
-
Heboh Video Rossa Dianggap Cueki Betrand Peto, Ruben Bilang Begini
-
Rossa Gerah Dituding Cuekin Betrand Peto di Panggung, Ini Faktanya
-
Rossa Dihujat Ulah Gaya Songong Cuekin Betrand Peto Manggung di Malaysia, Netizen: Sombong yang Hakiki!
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Resmi Jadi Ketua Pengprov Muaythai Jawa Tengah, Yohan Mulia Legowo Kebut Berbagai Kejuaraan
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Kampung Tua di Palembang yang Pernah Disinggahi Bung Karno Kini Jadi Lokasi Festival Kopi
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar