Suara Sumatera - Sebuah video memperlihatkan emak-emak membubarkan pesta narkoba di daerah bekas lokalisasi Payo Sigadung kota Jambi viral di media sosial.
Penggerebekan itu dilakukan akibat merasa kecewa sarang transaksi narkoba dibiarkan merajalela. Karena itu, banyak pula yang mempertanyakan kinerja kepolisian di wilayah tersebut.
Salah satu media sosial yang membagikan video tersebut ialah instagram @fakta.indo. Terlihat pada video itu, seorang emak-emak menggerebek tempat yang biasanya digunakan bagi transaksi narkoba.
Emak-emak itu terlihat merasa kesal lantaran tidak gercapnya polisi bertindak, emak-emak itu juga menunjukkan barang bukti bahwa dugaannya tidak salah.
Diketahui ternyata para warga di sana merasa kesal atas banyaknya aksi pencurian di sekitar lokasi yang diduga dampak dari aktivitas narkoba di basecamp tersebut.
“Banyak yang kehilangan mesin air, motor, laptop di sekeliling sini. Jadi ibu-ibu ini sudah resah,” kata warga berinisial S, seperti dikutip dari suara.com, Senin (24/7/2023).
Ia juga mengaku kalau sudah dua kali kecurian. Bahkan sehari sebelum penggerebekan, motornya juga dicuri orang.
Diketahui saat melakukan penggerebekan, menyampakan ada sekitar 20 orang tengah asyik pesta sabu.
Dengan viralnya video tersebut di media sosial, tentu tidak lepas dari komentar warganet. Tak sedikit dari mereka memuji aksi nekat emak-emak dan menyindir polisi yang tak memiliki aksi gercap menangani hal tersebut.
Baca Juga: Galang Donasi untuk Beli Mobil Mewah, Denise Chariesta Disindir Netizen Tak Punya Malu
“Malu gak tuh sama emak-emak?,” ujar netizen.
“Mending emak-emak aja jadi polisi Konoha, jujur, terpercaya, dan lebih sangar,” kata netizen.
“Kepada para polisi kalian istirahat saja di rumah, biar emak-emak yang urus kejahatan,” sambung netizen lainnya.
"Power of Emak-Emak memang terbukti, Sikat Mak," sambung netizen.
Berita Terkait
-
Detik-detik Emak-emak Gerebek Basecamp Narkoba di Jambi
-
5 Fakta Aksi Nekat Emak-emak Gerebek Markas Narkoba di Jambi, Geram Polisi Tak Bertindak
-
Emak-emak Turun Tangan Gerebek Diduga Tempat Pesta Narkoba: Harus Naik Pangkat
-
Gak Ada Takutnya, Emak-emak Gerebek Sendiri Basecamp Narkoba di Jambi karena Kesal Polisi Tak Bertindak
-
Aksi Blokir Jalan Perusahaan Sawit di Muaro Jambi Dibubarkan, Emak-Emak Dan Anak-Anak Dibawa ke Polda
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tayang 14 Maret, Ini Jajaran Pemain Drama Korea Thriller Medis Doctor Shin
-
Dasco Pasang Badan untuk Buruh Mie Sedaap, PHK Akhirnya Disetop
-
Puji Kiprah Persib di Kompetisi Asia, AFC Siapkan Sanksi Berat untuk Maung Bandung
-
Remaja di Bawah 21 Tahun Dilarang Beli Rokok Elektronik!
-
Ribuan Orang Sudah Manfaatkan Program Hapus Tato Gratis Baznas DKI Jakarta, Ini Syaratnya!
-
Real Madrid Tak Terima Vinicius Jadi Korban Rasisme, Pemain Muda Mereka Malah Hina Orang China
-
Berapa Selisih Harga Burgman dan Satria? Tengok Banderol Motor Suzuki Terbaru
-
Hujan 3 Hari Bali Belum Usai: Daerah Mana yang Diprediksi BMKG Bakal Terendam Lagi?
-
10 Ide Menu Buka Puasa Sederhana, Hemat dan Praktis untuk Keluarga di Rumah
-
Apakah Alumni LPDP Harus Kembali ke Indonesia? Pahami Aturannya!