Suara Sumatera - Tersiar kabar yang menyebut bahwa mantan imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab secara resmi memberikan dukungan kepada Anies Baswedan.
Habib Rizieq disebut siap untuk kembali membakar media terkait pencapresan yang akan dilakukan pada 2024 mendatang.
Informasi itu dibagikan sebuah kanal YouTube bernama REDAKSI TV belum lama ini dengan narasi sebagai berikut:
“ALLAHU AKBAR!! RESMI DUKUNG ANIES, HABIB RIZIQ KEMBALI BAKARKAN MEDIA PENCAPRESAN”
Benarkah Habib Rizieq resmi dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024?
PENJELASAN
Dari penelusuran yang dilakukan, tidak ada informasi tentang dukungan Habib Rizieq untuk Anies Baswedan pada Pilpres 2024.
Faktanya, narasi dalam video berisi apresiasi dan rasa terima kasih Habib Rizieq atas kinerja Anies Baswedan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Narasi dalam video justru identik dengan artikel yang diunggah oleh Seputar Tangsel, dengan judul “Habib Rizieq Dukung Anies Baswedan, Jokowi Malah Kena Sentil Refly Harun: Presiden Toleran, tapi Kenapa…”
Dalam artikel yang diunggah pada 17 Oktober 2022 menjelaskan tentang Habib Rizieq Shihab yang mengapresiasi dan berterima kasih atas kinerja Anies Baswedan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Baca Juga: Ketua Alwashliyah Medan Sebut Begal Layak Ditembak Mati
Kemudian, Habib Rizieq berharap ke depannya Indonesia akan dipimpin oleh seseorang yang baik, adil, serta berani dalam melawan oligarki dan menegakan hak asasi manusia (HAM).
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, cuplikan pada video tidak memiliki keterkaitan dengan klaim yang dituliskan pada video. Sehingga dapat disimpulkan bahwa klaim tersebut hoaks.
Selain itu, narasi yang dibacakan dalam video juga tidak menjelaskan tentang dukungan yang diberikan Habib Rizieq kepada Anies Baswedan.
Dengan demikian, klaim yang disebarkan kanal YouTube bernama REDAKSI TV masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026