Suara Sumatera - Dua pemain kunci PSIS Semarang, Carlos Fortes dan Boubakary Diarra terpaksa menepi dari lapangan. Pasalnya, mereka terkena sanksi larangan bermain oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Akibat sanksi ini, kedua pemain asing ini dipastikan absen saat PSIS melawan Borneo FC dalam laga pekan kelima Liga 1 2023/2024 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat 28 Juli 2023 sore. Absennya Carlos Fortes dan Boubakary Diarra menjadi pukulan telak bagi tim berjuluk Mahesa Jenar.
"Dua pemain asing PSIS yakni Carles Fortes dan Boubakary Diarra mendapat sanksi dari Komdis PSSI imbas dari pertandingan terakhir menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Jumat 21 Juli 2023," demikian pernyataan resmi dari PSIS seperti dilihat dari akun Instagramnya, Jumat (28/7/2023).
Fortes yang mendapat kartu merah dianggap melanggar Pasal 49 ayat 1 huruf (d) dan ayat 2 kode disiplin PSSI. Ia dijatuhi hukuman tambahan larangan bermain dalam dua pertandingan terdekat dan denda Rp 10 juta.
Sedangkan Diarra dianggap melakukan tindakan pelanggaran serious foul play dan luput dari perhatian perangkat pertandingan yang melanggar Pasal 48A huruf (a) dan (f) Kode Disiplin PSSI Tahun 2023. Dirinya dijatuhi hukuman larangan bermain dalam satu pertandingan serta denda Rp 10 juta.
Sontak saja, PSIS Semarang menilai keputusan Komdis PSSI yang memberikan sanksi terhadap kedua pemain tersebut dirasa berlebihan.
"Pertama kami sangat sayangkan. Terkait Fortes, kami rasa hukuman kartu merah sudah cukup," kata Manager operasional PSIS Wisnu Adi.
Menurutnya, Fortes melakukan hal itu juga karena terprovokasi oleh pemain lawan dan tidak ada tingkah buruk lainnya yang membuat gaduh.
"Kedua terkait Diarra. Setelah kami pelajari dalam rekaman video yang ada, posisi bertahan dan membuang bola Diarra sudah benar dan kepala pemain lawan yang mendekat ke bola. Tapi kenapa ada hukuman setelah itu," ujar Wisnu.
Baca Juga: PSMS Medan Bakal Lakukan Pemusatan Latihan di Berastagi Sumut
PSIS juga menyayangkan karena keputusan dari Komdis tidak bisa dilakukan banding dan surat dari Komdis juga sangat mepet dengan pertandingan terdekat.
"Sehingga menganggu persiapan tim. Ada apa dengan Komdis?" jelasnya.
Meski kehilangan kedua pemain kunci, PSIS berambisi untuk meraup poin penuh saat melawan Borneo FC agar tetap menjaga asa di papan atas klasemen Liga 1.
PSIS Semarang saat ini berada di posisi ke-4 dengan koleksi 7 poin. Di atasnya, posisi ke-3 ada Borneo dengan poin yang sama.
Tag
Berita Terkait
-
Duh! Lawan Borneo FC, Sejumlah Pemain Pilar PSIS Semarang Bakal Absen
-
Sedang On Fire, Carlos Fortes Bicara Targetnya bersama PSIS Semarang
-
Baru Bergabung, Striker Anyar Borneo FC Ini Langsung Dibawa Ke Semarang
-
Felipe Cadenazzi Bomber Argentina Jadi Tambahan Amunisi Borneo FC, Siap Debut Lawan PSIS
-
Manajemen Persebaya Panggil Tim Pelatih, Nasib Aji Santoso di Ujung Tanduk?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah
-
BRI KKB Expo Hadir Lagi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan di 131 Kantor BRI Seluruh Indonesia
-
Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK