Suara Sumatera - Penyanyi Pinkan Mambo mendadak menjadi sorotan usai sang anak, MA mengaku mendapat pelecehan seksual dari ayah tirinya.
Selain itu, Pinkan Mambo dituduh tak peduli dengan putrinya setelah viral di media sosial. Menanggapi hal itu, ia pun buka suara.
Sebagai informasi, MA merasa tertekan karena menganggap sang ibu tak memberikan perlindungan semestinya.
Ibu lima anak tersebut mengungkap jika dirinya melakukan pengorbanan besar saat membesarkan buah hatinya, termasuk MA.
Pinkan Mambo mengaku sangat menyayangi MA dan keempat anak lain. Ia pun membela MA di pengadilan sehingga suami keduanya dipenjara.
Itu adalah bukti rasa sayang Pinkan kepada MA.
Wanita 42 tahun tersebut menceritakan perjuangannya saat membiayai anak dalam kondisi ekonomi yang sedang terpuruk. Ia bahkan sampai berjualan cobek dan kue untuk bertahan hidup.
"Ya makanya sampai kita jual cobek. Itu kita guncang, dari rumah besar, kita harus pindah ke rumah kecil, itu MA tidak membantu. Dan aku tidak mudah untuk seorang ibu, tidak ada suami tiba-tiba, ya kan biasanya patungan bayarnya. Tapi karena ada masalah ini saya harus menghidupi 5 anak yang mereka masih kecil-kecil. Nggak ada mbak juga (ART)," ujar Pinkan Mambo di YouTube Nadia Alaydrus.
Pelantun Cinta Takkan Usai ini juga menceritakan bahwa ia ingin menangis darah ketika mereka menjual rumah mewah dan pindah ke rumah kecil.
Baca Juga: Dipanggil Bareskrim Sebagai Tersangka Kasus Fitnah Hotman Paris, Razman Arif Nasution Mangkir
"Kalau kita susah yang benar-benar susah. Tiga tahun lalu saya harus pindah ke rumah kecil. Kalau bisa saya nangis darah waktu itu. Sampai hari ini saya ada di sini. Bisa punya mobil, bisa beli apartemen yang cukup gitu. Yang semuanya sejahtera hari ini," ungkap Pinkan.
"Mereka bisa makan susu, daging, semuanya, sirloin atau apa. Bisa beli sepatu apa mereka tinggal sebut. Cuma untuk ada di 3 tahun membesarkan 5 anak itu, apalagi saya kan ada nyanyi dari dulu. Jadi saya membangun usaha itu dari 4 tahun yang lalu. Saya membangun toko baju, ada apa, itu nggak gampang," imbuhnya.
Pinkan Mambo menilai keluarga juga tak membantu ketika dirinya sedang terpuruk, bahkan meminjam uang Rp 50 ribu tetapi tidak diberikan.
"Pernah kok kita sampai tidur di jalanan. Terus kita numpang di teman kita dua hari. Sama MA juga waktu itu. Kita nggak punya rumah, terus aku subuh-subuh juga jualan kue. Mesti beli garam, gula, nggak ada yang bantu. Kita minta bantu saudara juga 'maaf ya itu bukan urusan gue'. Aku bilang 'oh iya' maksudnya kita cuma pinjam Rp 50 ribu," ungkap Pinkan Mambo.
Ia mengaku tidak terlalu memperhatikan MA karena sibuk bekerja.
"Jadi jawabannya itu saya sibuk bekerja. Nggak bisa jelasin ngomong-ngomong gini. Karena tiap hari itu kan butuh susu, pampers dan lain-lain. Kalau nggak ada uangnya, 1 jam lagi anak saya harus minum susu apa. Jadi kan saya harus kerja, kerja," tegas Pinkan Mambo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Mediterranean Muse: Saat Tas Travel Bertransformasi Menjadi Fashion Statement
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang