Suara Sumatera - Lita Gading terus gencar melawan kampanye lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di Indonesia. Bahkan, ia mengaku telah menyuarakan keresahannya kepada Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
"Saya sudah bicara dengan Ketua KPI soal penyiaran televisi untuk LGBT," ujar artis yang juga psikolog itu, dikutip dari Matamata.com, Kamis (3/8/2023).
"Kalian tunggu saja reaksi dan tanggapan dari KPI, bagaimana seharusnya para LGBT itu bertindak agar tidak semena-mena, jangan merasa di atas angin, dan saya bisa pastikan itu, apalagi tuh yang mem-publish pernikahan dan sebagainya," lanjutnya.
Dalam caption, Lita Gading menyebut akun Lucinta Luna dan Ragil Mahardika. Dua figur publik ini memang dikenal cukup terang-terangan dalam menunjukkan identitas mereka sebagai LGBT.
Lucinta Luna baru saja mengumumkan pertunangannya dengan seorang pria bule, sedangkan Ragil Mahardika kerap memamerkan pernikahannya dengan sesama jenis di media sosial.
Lita Gading menekankan bahwa LGBT adalah perilaku menyimpang yang tidak baik untuk kesehatan mental, apalagi jika menyangkut agama. Dia tidak peduli meski dianggap tidak memiliki pola pikir yang terbuka.
"Orang lain menganggap saya tidak open minded, tapi itulah saya, saya tidak suka orang-orang yang melakukan hal-hal di luar batas kelaziman," tegasnya.
Perempuan berusia 48 tahun itu mendesak KPI untuk segera bertindak dengan bantuan DPR. Dia sendiri akan berusaha mengedukasi masyarakat melalui media sosial.
"Kita rapatkan barisan, kawal kasus ini agar KPI bisa bertindak tegas dalam menyeleksi penyiaran TV," ujarnya di kolom komentar.
Baca Juga: Pengalaman Daniel Mananta Masuk ke Sekolah Internasional Pendukung LGBT: Ada Kamar Mandi Khusus
Banyak netizen yang mendukung aksi Lita Gading dalam memerangi LGBT. Mereka juga mengaku resah dengan maraknya kampanye LGBT belakangan ini.
"Mereka berkampanye tentang hak, kebebasan dan toleransi tapi tidak mempedulikan generasi penerus," komentar akun @dewi_maiacherry.
"Saya sangat mendukung mbak Lita. Semoga mbak Lita dan KPI bisa mengatasinya. Kami hanya bisa mendoakan dan mendukung sepenuh hati kami," sahut akun @abiachkam.
Berita Terkait
-
Undangan Lamaran Lucinta Luna Ada 'Bismillah' Auto Dikritik: Apa Diijinkan Allah?
-
Pacar Bule Dicap Mokondo Gegara Numpang Hidup di Villa Mewah Rp 15 Miliar Lucinta Luna
-
Lucinta Luna Nangis Haru Beli Villa Rp 15 Miliar, Netizen Curiga: Pasti Dibeliin Pacar Bule!
-
Lucinta Luna Kewalahan Layani Hasrat Seks Kekasih Bule, Mr P Besar dan Minta 10 Ronde Semalam
-
Alan Si Pria Bule Pamer Kemesraan dengan Lucinta Luna, Netizen Sewot
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Harga Emas Bisa Cetak Rekor Tertinggi, Analis Ungkap Faktor Penyebabnya
-
6 Pemain Ini Pasti Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
-
Penjaga Waktu Sahur
-
DPRD DKI Minta Seluruh Bus Transjakarta Dipasang Kamera Pendeteksi Sopir Ngantuk
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk
-
5 Trik Atur Pola Tidur saat Puasa agar Tak Ngeluh Jam Tidur Terganggu seperti Cut Rizki
-
Modus Operandi 'Endless Art Investment Cara Nadiem Diduga Samarkan Aliran Dana Google Chromebook OS
-
Menanti Kebangkitan 'Star Boy', Marselino Ferdinan Berpacu dengan Waktu Pulih dari Cedera
-
Menggugat Adab Membangunkan Sahur: Atas Nama Tradisi, Bolehkah Teriak-teriak?
-
Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Kantongi Rp13 Juta Per Minggu dari Bandar Narkoba