/
Sabtu, 05 Agustus 2023 | 14:46 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok DPP PDIP)

Suara Sumatera - PDI Perjuangan meminta para juru kampanye (Jurkam) muda partai untuk teladani dan belajar dari tradisi intelektual Bung Karno.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, melansir Antara, Sabtu (5/8/2023). 

"Idenya harus segar, radikal, merubah," kata Hasto.

Dirinya mencontohkan bagaimana keterampilan intelektual Soekarno pada usia 26 tahun sudah bisa menghadirkan gagasan pembentukan Partai Nasional Indonesia atau PNI.

Hasto berpesan agar para jurkam muda harus bisa belajar dari negara-negara seperti India hingga Tiongkok, yang berhasil mengembangkan kemajuan-kemajuan di tengah kekurangan yang ada.

"Menjadi jurkam bukan hanya sekadar keterampilan berbicara, tetapi harus ada kesatuan antara pikiran dan hati," ujarnya.

Saat dilatih untuk menjadi jurkam, para kader harus terus mengembangkan diri dengan menjadikan buku sebagai jendela dunia, menjadikan the university of internet untuk mengakses informasi-informasi yang penting, bagaimana Indonesia bisa mencapai suatu kemajuan dalam seluruh aspek kehidupan.

Hasto mengingatkan kepada seluruh jurkam muda partai, untuk terampil dan terus mengasah komunikasi politik dalam merebut hati rakyat

"Anda dilatih bukan untuk menjadi jurkam kaleng-kaleng, tetapi yang punya karakter," katanya.

Baca Juga: Tampilkan Sosok Misterius Bertopeng, Drama Korea 'Mask Girl' Rilis Poster Karakter

Apalagi, kata Hasto, peserta pelatihan jurkam muda akan ditempatkan di seluruh daerah di Indonesia untuk pemenangan PDIP dan bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.

"Nanti banyak dari saudara-saudara sekalian yang akan ditugaskan di daerah-daerah sehingga nanti Pak Ganjar datang, akan mendampingi tugasnya menyampaikan pesan-pesan yang efektif tentang PDI Perjuangan dan Pak Ganjar Pranowo," katanya. 

Load More