/
Senin, 07 Agustus 2023 | 15:26 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. ([YouTube Sekretariat Presiden])

Suara Sumatera - Media sosial diramaikan dengan beredarnya kabar tentang dana haji yang digunakan untuk membangun infrastruktur pemerintah. 

Dalam unggahan yang dibagikan salah satu akun Facebook pada 16 Juli 2023 tersebut menampilkan foto Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

” Tercyduk! Lebih Dari 36 TRILIUN Dana Haji Sudah Dipakai Oleh Pemerintah

Berdasarkan laporan Menteri Keuangan, sampai dengan tahun 2016 jumlah dana haji yang dipinjam oleh pemerintah mencapai Rp. 35,65 triliun. Dana tersebut digunakan oleh Jokowi untuk membiayai pembangunan infrastruktur.”

Lantas benarkah dana haji dipakai pemerintah Jokowi untuk bangun infrastruktur?

PENJELASAN
Dari penelusuran yang dilakukan, tidak ada informasi valid yang menyatakan bahwa dana haji digunakan pemerintahan Jokowi untuk pembangunan infrastruktur.

Melansir kominfo.co.id, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengatakan tak ada dana haji yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur. 

Anggito menambahkan, pada 2019 ada perubahan pengelolaan dana haji. 50 persen dana haji akan di tempatkan di bank syariah, 30 persen di surat berharga, 20 persen investasi langsung, dan sisanya investasi lainnya.

Baca Juga: Sentilan Feni Rose Soal Permintaan Maaf Raffi Ahmad ke Jeje Govinda Disorot: Setajam Silet

Presiden Jokowi juga menegaskan pengelolaan dan penggunaan dana haji harus melekat unsur kehati-hatian karena merupakan dana milik umat.

“Harus prudent, harus hati-hati, silakan mau dipakai untuk infrastruktur, saya hanya memberikan contoh, silakan dipakai untuk Sukuk, silakan ditaruh di Bank Syariah, banyak sekali macamnya,” kata Jokowi.

KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim tentang dana haji yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur pemerintah merupakan hoaks. Kabar tersebut telah sering beredar sejak tahun 2017. 

Dengan demikian, klaim yang menyebut dana haji digunakan pemerintah Jokowi untuk pembangunan infrastruktur masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

Load More