/
Rabu, 23 Agustus 2023 | 20:27 WIB
Rocky Gerung. ([YouTube])

Suara Sumatera - Sosok pengamat politik Rocky Gerung tengah menjadi sorotan usai pernyataannya dinilai menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rocky Gerung pun dilaporkan sejumlah pihak ke kepolisian. Setidaknya ada 13 laporan polisi dan dua pengaduan yang dibuat sejumlah pihak terhadap Rocky Gerung.

Seiring dengan itu, beredar kabar yang menyebut bahwa Istana juga ikut melaporkan sang akademisi.

Informasi tersebut dibagikan sebuah akun Facebook bernama Menuju Istana pada tanggal 4 Agustus 2023.

Adapun judul narasinya sebagai berikut:

“Ist4na Resmi Pol1sikan Rocky Gerung, Jokowi Tunjuk Moe1doko Jadi Pang1ima T3mpur, Ben4rkah”.

Lantas benarkah Istana akhirnya polisikan Rocky Gerung?

PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, tidak ada informasi valid yang menyatakan bahwa Istana akhirnya melaporkan Rocky Gerung terkait dugaan penghinaan terhadap Presiden Jokowi.

Faktanya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengungkapkan jika pernyataan Rocky Gerung memang telah menimbulkan kericuhan di masyarakat. 

Baca Juga: Kalbar Diselimuti Kabut Asap, Anggota Damkar Pingsan Demi Padamkan Karhutla di Ketapang

Moeldoko pun menambahkan bahwa dirinya siap pasang badan jika Presiden Jokowi diserang oleh Rocky Gerung. Sebagai kepala KSP, Moeldoko mengaku memiliki tanggungjawab penuh untuk menjaga kehormatan Jokowi sebagai presiden. 

Namun, tidak informasi yang menyebutkan bahwa pihak Istana secara resmi melakukan pelaporan atas tindakan dari Rocky Gerung ini kepada pihak berwajib.

KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, klaim yang menyatakan bahwa Istana polisikan Rocky Gerung dan Moeldoko siap jadi panglima tempur merupakan kabar hoaks.

Dengan demikian, klaim yang disampaikan sebuah akun Facebook bernama Menuju Istana tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

Load More