/
Senin, 28 Agustus 2023 | 20:56 WIB
FIFA batalkan tropi piala juara AFF Vietna, (Suara.com)

Suara Sumatera - Laga final Piala AFF yang mempertemukan Timnas Indonesia dan Vietnam telah berlangsung. Meski demikian, kekalahan harus diterima Indonesia karena kalah pinalti menghadapi Vietnam. Kekalahan ini membuat publik terus membahas Vietnam sebagai timnas yang bermain tidak elegan dalam final tersebut.

Bahkan disebutkan jika wasit memang memihak Vietnam agar main leluasa dan cenderung kasar kepada pemain timnas Indonesia. Karena itu banyak juga yang menginginkan agar laga tersebut diulang dengan menghadirkan laga final dengan wasit yang lebih netral.

Informasi beredar menyebutkan jika trofi Piala AFF juara Vietnam ditanjau ulang alias dicabut. Hal ini membuat laga final timnas Indonesia harusnya diulang.

Informasi dibagikan oleh akun YouTube Timnas Harapan TV. Disebutkan jika Asosiasi olahraga Asia Tenggara tersebut sudah mengambil keputusan.

Narasi di video tersebut dibuat dengan cukup menyakinkan meski cenderung tidak berstuktur rapi.

"RESMI: AFF Di Tekan Pihak FIFA & AFC , TROFI PIALA AFF U-23 DI CABUT LAGA FINAL DI ULANG.?" tulis narasi di akun YouTube tersebut.

Lalu apakah benar tropi Piala AFF Vietnam ditinjau ulang sehingga membuat laga timnas Indonesia harus diulang?

CEK FAKTA:

Dari penelusuran video tersebut diketahui jika pembuat video hanya berpendapat mengenai dan mengutarakan keinginan agar trofi Piala AFF Vietnam dicabut.

Baca Juga: Siapa Dino Patti Djalal? Sosok yang Lapor Rumahnya Jadi Markas Penipuan Online

Sehingga informasi yang menjadi judul YouTube tersebut tidak sesuai dengan informasi yang bersumber dari pendapat si pembuat video.

Kuat dugaan jika informasi tersebut tergolong katagori misinformasi atau informasi yang belum bisa dipertanggungjawabkan (sebatas opini saja).

PENJELASAN:

Sampai dengan akhir video maka tidak ditemukan informasi yang memastikan jika trofi Piala AFF Vietnam bakal dicabut.

Sehingga informasi mengenai laga final timnas Indonesia yang bakal ditinjau ulang atau digelar ulang pun tidak bisa dipertanggungjawabnya.

Indoensia pun masih menghormati keputusan dalam laga ajang Asia Tenggara tersebut meski berada di posisi runner up piala AFF.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More