Suara Sumatera - Sosok Deddy Corbuzier tengah menjadi perbincangan lantaran masih diam terkait kasus penganiayaan sadis terhadap pemuda Aceh oleh oknum Paspampres yang berujung korban meninggal dunia.
Diketahui, kasus warga Aceh di Jakarta bernama Imam Masykur diduga diculik, dianiaya hingga tewas oleh anggota Paspampres Praka RM dan 2 oknum TNI. Kasus ini menjadi perhatian publik.
Deddy Corbuzier tak seperti biasa yang langsung berkomentar jika ada kasus-kasus viral di Tanah Air. Namun, perihal perkara ini, pria bergelar Letkol Tituler tersebut masih bungkam.
Lalu siapakah Deddy Corbuzier, YouTuber bergelar Letkol Tituler yang masih bungkam terkait kasus Paspampres?
Profil Deddy Corbuzier
Sosok bernama asli Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo ini lahir di Jakarta, 28 Desember 1976.
Deddy Corbuzier merupakan seorang mentalis, presenter, aktor. Namun saat ini orang lebih mengenalnya sebagai YouTuber dan konten kreator.
Pria yang mualaf sejak 2019 ini merupakan putra dari keluarga keturunan Tionghoa, Omar Sundjojo dan Heniwaty.
Semasa kecil Deddy Corbuzier, terbilang pas-pasan secara ekonomi. Ayahnya, Omar Sundjojo merantau dari Banyuwangi ke Jakarta untuk bekerja sebagai supir angkot. Sedangkan sang ibu, Heniawaty merupakan seorang penjahit rumahan.
Aktor yang bergelar Letkol Tituler TNI AD tersebut pernah menikah dengan Kalina Oktarani di tahun 2005, namun akhirnya memutuskan untuk bercerai di tahun 2013.
Baca Juga: XPORA International Challenge 2023: Hari Ini, Alwi Farhan Hadapi Wakil india
Dari pernikahannya ini, Deddy dan Kalina dikarunia seorang anak bernama Azkanio Nikola Corbuzier. Saat ini, Deddy kemudian menikah lagi dengan finalis Puteri Indonesia 2011, Sabrina Chairunnisa.
Sejak kecil, Deddy sudah menyukai dunia sulap. Awalnya, Deddy mempelajari trik sulap sederhana dari beberapa pesulap senior. Barulah di usia 12 tahun, Deddy semakin bertekad untuk mempelajari jenis-jenis sulap yang lebih rumit.
Deddy memulai kariernya sebagai pesulap dengan tampil di Dunia Fantasi Ancol, Jakarta. Namun, sebelumnya Ia sudah sering bermain sulap di sejumlah kesempatan. Di umur 18 tahun, Deddy bahkan pernah dikontrak oleh salah satu Hotel Internasional untuk mendemonstrasikan trik-trik sulapnya.
Barulah saat Deddy berkunjung ke Israel, Ia mempelajari mental magic dan sejak saat itu mendedikasikan dirinya sebagai seorang mentalis.
Di tahun 1998, Deddy mulai debut di layar kaca tanah air. Ia tampil sebagai salah satu pesulap di acara Impresario 008 yang populer pada saat itu. Penampilan memukau Deddy di acara ini kemudian membuatnya mulai dikenal publik tanah air. Sejak debutnya tersebut, Deddy tercatat telah tampil di lebih dari 10 acara televisi.
Deddy memulainya sebagai bintang tamu, juri, hingga di tahun 2010 Ia berhasil memiliki acara talkshow-nya sendiri bernama Hitam Putih. Kini, acara yang tayang di saluran Trans7 itu telah memiliki lebih dari 2.000 episode. Melalui Hitam Putih, Deddy juga berhasil meraih penghargaan di ajang Panasonic Gobel Awards 2017 dalam kategori Presenter Talkshow Variety & Entertainment.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Daftar Daerah yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan
-
Eliano Reijnders Anggap Laga Persib vs Persijap Sebagai Final Besar di GBLA
-
PSI Semprot Israel Usai Tahan 9 WNI: Tindakan Pengecut, Langgar Konvensi Jenewa
-
Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia
-
28 Tahun Reformasi, Massa Aksi Kamisan Tuntut Penuntasan Pelanggaran HAM
-
Mendagri: Daerah Segera Realisasikan Tambahan TKD Rp10,6 T untuk Penanganan Pascabencana Sumatera
-
Satu Pekan Hilang, Ibu Rumah Tangga di Serang Ditemukan Tewas Penuh Luka Memar
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Disiksa Pakai Taser dan Peluru Karet, 9 WNI Ceritakan Horor di Penjara Israel
-
Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float