/
Kamis, 31 Agustus 2023 | 15:38 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (YouTube Sekretariat Presiden)

Suara Sumatera - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengubah nama koalisi partai pendukungnya dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak mempermasalahkan penamaan Koalisi Indonesia Maju tersebut. Diketahui,  "Indonesia Maju" merupakan nama kabinet pemerintahan pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

"Ya terserah yang memiliki koalisi. Terserah partai lah," kata Jokowi melansir YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (31/8/2023). 

Ditanya apakah Prabowo sudah meminta izin kepadanya karena nama koalisi mirip nama Kabinet Indonesia Maju yang dipimpinnya saat ini, Jokowi mengaku tidak harus mengajukan izin.  

"Kenapa harus izin? Semua boleh," ujar Jokowi. 

Menurut Jokowi, tidak ada paten untuk penamaan Indonesia Maju. Sehingga, pihak lain boleh menggunakannya.

"Orang kamu mau gunakan tv mu, tv Indonesia Maju juga boleh. Ga ada patennya kok," cetus Jokowi.

Melansir Antara, sebelumnya Prabowo mengumumkan nama Koalisi Indonesia Maju usai berembuk bersama Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Prabowo menjelaskan nama itu terpilih karena dirinya sebagai bakal calon presiden yang diusung oleh Partai Gerindra, PKB, PAN, Golkar, dan PBB, berkeinginan melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Mendag Zulhas Bakal Habis-habisan Bela UMKM

Bagi Prabowo, pemerintahan Presiden Jokowi, yang dia juga menjadi bagian di dalamnya, berhasil membawa Indonesia melewati berbagai macam krisis, termasuk di antaranya krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19.

Load More