/
Sabtu, 02 September 2023 | 11:15 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. (Instagram @zul.hasan)

Suara Sumatera - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menilai berpindahnya PKB dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) seakan-akan berbelok tanpa memberi lampu sein. 

Hal ini disampaikan Zulhas ketika mengomentari duet antara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan bakal calon presiden Anies Baswedan.  

"Ya, kalau lampunya mati, mbok ngasih tangan. Ini belok enggak ngasih-ngasih sein," kata Zulhas melansir Antara, Sabtu (2/9/2023). 

Namun demikian, pihaknya menghormati keputusan masing-masing partai politik dalam menentukan arah politiknya. Dirinya tetap mendoakan PKB sukses pada Pemilu 2024.

"Nanti PAN ke sini, PKB ke sini, Demokrat ke sini, haknya masing-masing, kita hormati. Cuma kemarin itu, kita 'kan satu rombongan sama PKB Cak Imin, ini belok. Kalau rombongan mobil bareng-bareng, ini beloknya enggak ngasih sein," ucapnya.

Diketahui, Partai Demokrat mengumumkan bahwa Partai NasDem membuat keputusan sepihak dengan membentuk kerja sama dengan PKB sekaligus menetapkan Cak Imin sebagai bakal cawapres untuk Anies.

Kabar penetapan Cak Imin sebagai bakal cawapres itu diumumkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya melalui siaran pers setelah mendapat konfirmasi dari Sudirman Said selaku utusan Anies.

Cak Imin dan PKB masih tergabung dalam KKIR atau Koalisi Indonesia Maju bersama Partai Gerindra, PAN, dan Golkar. Sementara itu, Partai Demokrat telah resmi mencabut dukungannya untuk Anies pada Jumat 1 September 2023. 

Baca Juga: Arya Saloka Diduga Sindir Balik Putri Anne Singgung Soal Harta dan Diselingkuhi

Load More