Suara Sumatera - Beredar informasi jika Timnas Indonesia memilih keluar dari AFF karena kecewa atas keputusan wasit atas laga ajang kejuaraan Asia Tenggara tersebut. Desakan Indonesia keluar ini pun terus disuarakan oleh pendukung timnas Indonesia.
Belakangan timnas Indonesia malah disebut ditolak dari AEFF, kejuaraan Asia timur yang dibidik setelah ingin lepas dari AFF. Ternyata disebutkan timnas Indonesia ditolak dari AFF tersebut.
Salah satu akun yang membagikannya ialah akun YouTube Timnas Harapan TV. Disebutkan jika timnas Indonesia ditolak secara halus dari EAFF.
EAFF disebutkan menolak timnas Indonesia karena belum secara resmi keluar dari AFF. Penolakan tersebut membuat Indonesia sulit berkembang di laga Asia ataupun Laga di Asia Timur lainnya.
Narasi di akun YouTube tersebut diantaranya BIKIN KAGET: EAAF TOLAK INDONESIA GABUNG & VIETNAM DI KELUARKAN DARI AFF.
Disebutkan jika Vietnam juga dikeluarkan dari AFF.
Lalu apakah benar jika timnas Indonesia ditolak secara halus dari EAFF setelah Vietnam dikeluarkan dari AFF?
CEK FAKTA:
Dari penelusuran video yang berdurasi 3 menit 39 detik diketahui jika narator menceritakan bagaimana timnas Indonesia kecewa dengan laga AFF tersebut.
Baca Juga: Siapa Pemilik Ayuterra Resort Ubud Bali, Lokasi Kecelakaan Lift Tewaskan Lima Karyawan
Meski demikian upaya untuk keluar dari timnas AFF didesak oleh para penggemar. Kendati demikian, EAFF pun disebut menolak secara halus Indonesia.
Narator terus membagikan informasi dan pendapat pribadinya mengenai AFF dan penolakan secara halus EAFF tersebut. Dengan tidak adanya kesesuaian antara judul dari informasi yang dibagikan maka disebutkan informasi tersebut ialah misinformasi atau informasi hoaks.
PENJELASAN:
Sampai dengan kekinian, Indonesia pun belum bersikap mengenai keluar dari AFF. Meski desakan atau keinginan keluar dari AFF banyak disuarakan oleh penggemar timnas Indonesia.
Kekinian, Ketua PSSI Erick Thohir juga mengungkapkan jika Indonesiaa tidak memprioritaskan liga yang kurang menguntungkan timnas Indonesia.
Sampai dengan Indonesia juga belum memutuskan untuk bergabung pada liga lainnya yang di Asia Timur, yakni EAFF.
Tag
Berita Terkait
-
Bakal Hadapi Raksasa ASEAN, Rival Timnas Indonesia Siap Bikin Kejutan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
-
7 Negara Ikut Indonesia Out, FIFA Bubarkan AFF Karena Mafia Wasit?
-
Kandidat Kuat Cawapres Prabowo Usai Cak Imin 'Membelot' ke Anies, Erick Thohir?
-
Sandy Walsh Terciduk Berada di Bandara Belanda, Siap Jemput Debut Bersama Timnas Indonesia?
-
Fakta Unik: Dalam Satu Bulan Timnas Indonesia Hadapi 2 Negara Ini 2 Kali
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM Bahan Bangunan
-
Genteng Lokal Kian Diburu, UMKM Majalengka Catat Omzet Ratusan Juta
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield