Suara Sumatera - Kader PDI Perjuangan Masinton Pasaribu memberikan pembelaan kepada Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang akan diperiksa KPK terkait dugaan korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pada tahun 2012 silam.
Anggota DPR RI menilai pemanggilan terhadap Cak Imin yang kental dengan nuansa politik. Apalagi pemanggilan terjadi saat Cak Imin baru deklarasi sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan.
"Pertama begini saya ini bukan dibarisan pendukung pencalonan Anies dan Cak Imin, tapi saya tidak setuju kalau penegakan hukum kita itu dijadikan seperti mainan politik," katanya dilihat dari video yang diunggah akun TikTok Banteng Senayan, Selasa (5/9/2023).
Masinton mengatakan pemanggilan terhadap Cak Imin oleh KPK merupakan kasus yang sudah lama. Dan barang tentu semua orang mengasumsikan beranggapan bahwa ini nuansa politiknya sangat tinggi
"Pun saya berpandangan demikian, terlepas mau apapun itu alasan yang dibangun oleh KPK, tapi nuansa politiknya ini sangat tinggi," katanya.
"Kenapa? Ini kasus 2012, kenapa kok baru sekarang ketika Cak Imin mendeklarasikan diri sebagai calon wakil presiden, kemudian dipanggil KPK," sambungnya.
Oleh karena itu, Masinton menyampaikan dijadikannya hukum sebagai mainan politik tidak boleh ditoleransi.
"Ini yang menurut saya tidak boleh kita tolerir hukum dijadian alat politik, itu tidak benar, itu menentang prinsip-prinsip demokrasi," tegasnya.
Sikap Masinton Pasaribu yang menolak hukum dijadikan alat politik, menuai decak kagum dari warganet.
Baca Juga: Buttonscarves Gebrak Malaysia, Hadirkan The Bimu Car Hingga Instalasi Tas Raksasa
"Salut dengan abang yang 1 ini...walaupun beda dukungan...tetap menyatakan kebenaran," ucap warganet.
"Coba cek ada mainan apa di KPK," kata warganet lainnya.
"Ini baru politisi yang netral. walaupun beda partai kalau ada yang tidak sesuai maka bersuara," kata warganet.
Berita Terkait
-
Cak Imin Minta Diperiksa Kamis 7 September, Tapi Penyidik KPK Ada Agenda Lain
-
Cak Imin Absen Panggilan KPK Dalih Buka Acara MTQ, PKB: Beliau Tak Mau Kecewakan Masyarakat
-
Profil Kiai Kholil As'ad: Anak Pendiri NU yang Perintahkan Cak Imin Jadi Cawapres Anies
-
Baru Dideklarasikan Cawapres, Ini Kasus yang Pernah Catut Cak Imin: Ada Kardus Durian
-
Anies Baswedan dan Cak Imin Diprediksi Kesulitan Menyatukan Pendukung
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
3 Fakta Menarik Marapthon Season 3: The Last Tale, Sudah Mulai Tayang!
-
Jadwal Libur Sekolah SMA Sederajat Riau Selama Ramadan dan Lebaran 2026
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
Bocoran Rilis iPhone 18 Versi Standar Awal 2027, iPhone 18 Pro Tahun Ini
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Jangan Lewatkan! Jadwal Derbi Indonesia di Eredivisie: Maarten Paes vs Justin Hubner
-
Bocoran Spesifikasi iPhone 17e yang Dikabarkan Launching Bulan Ini