Suara Sumatera - Pemain Elkan Baggott memang menjadi langgaran pelatih Shin Tae-yong guna memperkuat timnas Indonesia U-23. Sosoknya pemain bek yang baru berusia 20 tahun memang telah pindah ke Ipswich Town.
Elkan Baggott pun cukup bangga dengan kepercayaan yang diberikan pelatih asal Korea Selatan tersebut guna memperkuat prestasi Indonesia.
Dia pun mengakui sudah mendapatkan pelajaran selama membela Timnas Indonesia U-23. Meski berada di Inggris, ia mengakui taktik serang Shin Tae-yong memang berbeda. Karena itu, ia pun berniat menularkan ke klubnya yang berada di Inggris tersebut.
Gaya main Shin Tae-yong dengan pelatih Ipswich Town Kieran McKenna diakui Elkan Baggot memang berbeda. Karena itu, ia pun akan mempelajari dan turut menjadi ilmu tersendiri bagi diri dan klubnya nanti.
"Jadi saya pikir sebanyak mungkin pengetahuan yang dapat Anda peroleh dari permainan yang berbeda," ujar Elkan Baggott
"Saya memiliki gaya sepak bola yang berbeda (saat di Timnas Indonesia U-23). Jelas Anda mempelajari hal-hal yang berbeda dengan pelatih yang berbeda," sambung Elkan Baggott dilansir dari Youtube Ipswich Town.
"Itu akan selalu membantu Anda pada akhirnya, saya pergi ke Ipswich. Jadi saya akan mengatakan pemahaman yang berbeda tentang permainan dengan cara yang berbeda. Saya pikir itu akan bermanfaat bagi saya," sambungnya kembali.
Pemain bek ini memang belum menembus skuad utama Ipswich Town.
Baca Juga: Selain Kirim Barang, JNE Express Kini Layani Gadai BPKB Motor
Berita Terkait
-
Dapat Ilmu Baru dari Shin Tae-yong, Elkan Baggott Bakal Terapkan di Ipswich Town
-
Janji Elkan Baggott usai Bela Timnas Indonesia U-23, Siap Bawa Ilmu dari Shin Tae-yong ke Ipswich Town
-
Sosok Shamammet Hydyrow, Pemain No.11 Turkmenistan U-23 yang Diwaspadai Elkan Baggott dan Shin Tae-yong
-
Profil Shamammet Hydyrow, Striker Berbahaya Turkmenistan U-23 yang Diwaspadai Shin Tae Yong
-
Iya Lah! Shin Tae-yong Gemetar dengar Nama Shamammet Hydyrow, Dia Punya Statistik Mengerikan, Tendangan Bebas Menakutkan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring