Suara Sumatera - Para pemain timnas Indonesia U-17 harus bernyali tinggi menghadapi laga Piala Dunia U-17 2023 pada 10 November hingga 2 Desember mendatang.
Hal itu dinyatakan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, dalam keterangan resminya, Kamis (14/9/2023).
"Potensi satu grup dengan tim negara yang kuat pasti ada. Saya percaya di olahraga, apalagi di permainan tim, kuncinya adalah kerjasama dan nyali. Kita sering lihat di ajang Piala Dunia, tim unggulan tumbang oleh tim yang di bawahnya,” kata Erick.
Nyali itu, kata Erick, akan digembleng pihaknya ketika mengirim timnas U-17 yang dilatih Bima Sakti dan didampingi konsultan pelatih Frank Wormuth itu menjalani melakukan pemusatan latihan di Jerman selama kurang lebih satu bulan yang akan diberangkatkan 16 September nanti.
Di Negeri Panzer nanti, timnas U-17 rencananya akan menggelar beberapa laga uji coba seperti melawan timnas negara lain dan klub-klub lokal di Jerman.
“Pelatnas ke Jerman juga untuk menambah hal-hal non teknis bagi tim sehingga mereka akan terbiasa melawan tim asing, punya nyali kuat, dan terus fight hingga peluit akhir," tegas Erick.
Pengundian drawing babak penyisihan grup akan dilakukan oleh Direktur Turnamen FIFA Jaime Yarza yang didampingi oleh mantan pemenang Piala Dunia FIFA U17 1995, Stephen Appiah (Ghana) dan finalis Julio Cesar (Brazil).
Acara akan digelar di markas besar FIFA tanpa menghadirkan perwakilan peserta dan pihak tuan rumah penyelenggara turnamen. Mekanisme drawing dilakukan berbeda dengan perhelatan Piala Dunia U-20 2023 yang batal terselenggara di Indonesia, Mei lalu.
"Yang pasti ada tantangan ketika Indonesia masuk di Pot 1 sebagai tim unggulan. Tapi mau bilang apa, itu privilege sebagai tuan rumah. Oleh sebab itu, jauh hari kami di PSSI sudah menyiapkan agar timnas Garuda Muda ini benar-benar layak berada di posisi unggulan,” kata Erick.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 Segera Bergulir, Ini Link Resmi Pembelian Tiketnya
Dalam pengundian Piala Dunia U-17, sebanyak 24 tim dari enam konfederasi dibagi dalam enam grup (A-F) dimana masing-masing grup berisi empat tim. Indonesia selaku tuan rumah otomatis masuk dalam Pot 1 dan juga akan ditempatkan di Grup A.
Sisanya, pembagian pot berdasarkan penampilan dalam lima rapor terakhir di Piala Dunia U-17. Turnamen yang paling baru akan mendapatkan bobot poin lebih tinggi. Ada juga lima bonus poin untuk masing-masing juara di enam benua. Aturan dalam pengundian babak penyisihan grup ini adalah dua tim yang dalam konfederasi yang sama tidak boleh tergabung dalam satu grup.
Indonesia dipastikan tidak akan satu grup dengan juara bertahan dan pemilik tiga gelar di edisi sebelumnya (1997, 1999, 2003), Brazil dan dua negara yang pernah menjuarai turnamen antar pesepak bola muda ini, Prancis (2001) dan Meksiko (2005).
Meski demikian, masih ada tim-tim kuat di Pot 2 yang bisa satu grup dengan timnas U-17 seperti Inggris yang pernah juara juara edisi 2017 dan juga Mali yang pernah menjadi finalis edisi 2015.
Piala Dunia U-17 2023 diikuti 24 kontestan. Dua tim yang mengakhiri babak grup di posisi satu dan dua dan juga peringkat tiga terbaik akan lolos ke babak 16 besar.
Pembagian pot drawing Piala Dunia U-17 2023:
Berita Terkait
-
Supporter Timnas Indonesia Lukis Shin Tae-yong Jadi Superman-Gibran Rakabuming di Tubuhnya
-
Pemain Borneo FC Ramai Dipinjam Timnas, Pelatih Asing Bereaksi: Kami di Grup Kecil, Semoga Baik-baik Saja!
-
Daftar Pot Drawing Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia Gabung Grup Neraka?
-
Timnas Korea Selatan Incar Shin Tae-yong, Publik Geruduk Erick Thohir: Perpanjang Kontrak STY dan Bonusnya!
-
Reaksi Asnawi Dirayu Masuk Timnas Malaysia, Ternyata Pilih Ke Jepang Karena Fuji?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan
-
Sekjen ATSI Merza Fachys: Operator Siap Laksanakan Registrasi SIM Biometrik, Tapi...
-
Anwar BAB Sempat Merasa Janggal Sebelum Boiyen Menikah dengan Rully Anggi Akbar
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin