/
Senin, 18 September 2023 | 13:21 WIB
Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf Amin (Istimewa)

Suara Sumatera - Isu seorang menteri yang juga disebut sebagai bakal calon presiden (Capres) mencekik hingga menampar wakil menteri di ruangan rapat kabinet, beredar di media sosial.

Banyak netizen yang mengaitkan isu tersebut dengan Prabowo Subianto yang kini masih berstatus menteri dan memang maju lagi sebagai capres 2024. Namun, banyak juga yang menyebut kabar tersebut hoaks.

Isu itu dilempar ke publik oleh Direktur Seword Media Utama, Alifurrahman Asyari. Ia mengatakannya lewat video yang diunggah di kanal YouTube-nya SEWORDTV.

Potongan video tersebut lantas diunggah ulang oleh akun X atau Twitter @triwul82 pada Minggu (17/9/2023).

"Ada salah satu bakal calon presiden yang dikabarkan menampar wakil menteri dari kabinet Jokowi, benarkah hal tersebut?" tulis pengunggah video, dikutip dari Metro.suara.com, Senin (18/9/2023).

Alifurrahman mengungkapkan bahwa cerita seorang bacapres yang menampar dan mencekik wamen itu awalnya beredar di grup WhatsApp.

"Ada salah seorang capres yang masih menjadi menteri itu katanya mencekik salah satu menteri. Jadi ada capres menteri nyekik wakil menteri saat rapat kabinet belum mulai dan sebelumnya katanya ditampar. Ini kemudian ditanyakan di grup WA," ujar Alifurrahman.

Saat peristiwa itu terjadi, Alifurrahman menyebutkan bahwa para menteri lain langsung mencoba melerai. "Dalam situasi yang seperti itu para menteri akhirnya melerai karena suah chaos," terangnya.

Pernyataan yang dilontarkan oleh Alifurrahman ini sontak saja ramai diperbincangkan. Netizen menduga jika sosok yang bacapres yang menampar dan mencekik wamen itu adalah Prabowo Subianto.

Baca Juga: Hendropriyono Bocorkan Ada Capres Dekati Amerika Agar Pemilu 2024 Tidak Diganggu

"Benarkah ini @Gerindra Pak @prabowo?" komentar warganet.

"Ini dia orangnya @prabowo. Cc: Presiden @jokowi," tulis yang lain.

"Waduh Wowo lagi," timpal warganet lain.

Meski begitu, banyak juga netizen yang menyebut jika pernyataan yang dilontarkan oleh Alifurrahman ini hanya sekadar bualan. Pasalnya, tak ada bukti valid atas perkataannya itu.

"Si TV hoaks mulai beraksi," ujar netizen.

"Seword kok dijadikan rujukan," tambah yang lain.

Load More