Suara Sumatera - Polemik kematian Mirna ulah kopi sianida kembali viral gegara film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso.
Netizen pun meragukan Jessica Wongso membunuh Mirna Salihin sesuai vonis majelis hakim saat itu.
Kuasa hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan, mengungkap fakta bahwa tidak ditemukan Sianida dalam jenazah Mirna.
"Padahal semua saksi ini menyatakan sianida itu tidak terbukti ada di dalam tubuh Mirna. Yang dipersoalkan selama ini adalah hanya soal ada sianida di dalam gelas, tetapi sianida di dalam tubuh korban tidak pernah terbukti ada," kata Otto Hasibuan di podcast Deddy Corbuzier yang tayang Jumat (6/10/2023).
Kasus pembunuhan Mirna Salihin yang populer dengan kasus Kopi Sianida ini juga membuat Otto Hasibuan sedih dan kecewa. Sebab, kesaksian dari pihaknya tidak menjadi pertimbangan keputusan hakim.
"Perlu diketahui, tidak ada satu pun keterangan ahli yang kami sampaikan tiga dari luar negeri, ada beberapa dari dalam negeri, satupun tidak ada yang dipertimbangkan dalam putusan hakim," ujar Otto Hasibuan.
Otto Hasibuan juga menyayangkan atas pernyataan Krishna Murti yang kala itu menjadi penanggung jawab penyidikan Mirna. Sebab, pernyataan tersebut dicetuskan di detik-detik pemakaman Mirna.
"Sebenernya kan mayat ini sudah tiga hari, dan sudah mau dikubur, tiba-tiba Khrisna Murti datang mengatakan 'Edi (Ayah Mirna) anakmu itu mati diracun'. Padahal dia belum pernah diautopsi, belum pernah diambil sampel," ucap Otto Hasibuan.
"Pertanyaan saya, dari mana dasarnya, apa alasannya, dan apa sebabnya Krisna Murti mengatakan, 'anakmu diracun'," imbuh Otto Hasibuan heran.
Baca Juga: Sepak Terjang Sandhy Handika, Jaksa yang Cemas Citranya Buruk Jika Jessica Wongso Divonis Bebas
Pada akhirnya, jenazah Mirna juga tidak diautopsi. Menurut Otto Hasibuan, hanya diambil sampel dari tubuh jenazah Mirna kala itu.
"Tidak diautopsi, dia hanya diambil sampel, jadi selama ini orang menganggap salah, tidak autopsi itu. Kalau autopsi itu menyeluruh dari otak sampai ke bawah, yang ada adalah pengambilan sampel sebagian," tutur Otto Hasibuan.
Hasil dari sampel itu kemudian yang menimbulkan kecurigaan. Pasalnya, satu jam setelah Mirna meninggal, lambung Mirna diperiksa dan hasilnya negatif sianida. Namun, tiga hari kemudian, ditemukan 0,2 mg sianida.
"Ketika 70 menit setelah mirna meninggal dilakukan pemeriksaan, lambungnya mirna masih fresh, apa hasilnya? Negatif sianida, artinya tidak ada sianida. Tiga hari kemudian setelah dia mau dikubur, si Khrisna Murti datang, diulik tiga hari kemudian, ditemukan 0,2 mg sianida," kata Otto Hasibuan.
Berita Terkait
-
Sosok 'Misterius' Ni Ketut Sianti, Ibu Mirna Salihin yang Jarang Muncul sejak Kematian sang Anak
-
Ayah Mirna Bangga Penjarakan Jessica Wongso 20 Tahun Tanpa Barang Bukti: Happy Ending!
-
Ibunda Jessica Wongso Sebut Mirna Bukan Tewas karena Sianida: Suaminya Teledor
-
Profil Jenderal Krishna Murti, Bekas Komandan Sambo Disebut Paksa Jessica Wongso Akui Bunuh Mirna Pakai Kopi Sianida
-
Sosok Ayah Mirna Viral, Berani Mati-matian Lawan Otto Hasibuan di Kasus Kopi Sianida
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Tebar Ancaman ke Persib, Shayne Pattynama Pede Persija Berjaya di GBK
-
Apakah Wabah Hantavirus Ada di Indonesia? Viral Tewaskan 3 Penumpang Kapal Pesiar
-
Rumahnya Terendam Banjir, Katon Bagaskara Ngadu ke Gubernur Jakarta: Tolong Pak Pram
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Apa Saja Kegunaan Sertifikat Mualaf? Heboh Punya Richard Lee Dicabut
-
Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah
-
7 HP Gaming Rp2 Jutaan Paling Kencang 2026, Bisa Rata Kanan!
-
Pengendara Harley Davidson Tabrak Bocah di Toraja Utara Jadi Tersangka
-
Timnas Bosnia dan Herzegovina: Ambisi Besar 'Si Naga' Mengguncang Dominasi Global
-
Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen