Suara Sumatera - Komedian Yadi Sembako harus berurusan dengan hukum setelah dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan.
Bersama Gus Anom, Yadi Sembako dilaporkan pemilik EO bernama Muhammad Adri Permana atas dugaan penipuan sebesar Rp198 juta.
Adri menuding Yadi Sembako telah menipu dirinya karena memberikan cek kosong. Atas terseretnya Yadi dalam perkara ini, Gus Anom meminta maaf.
"Saya selaku Komisaris (PT Gudang Artis), meminta maaf sama Yadi dan keluarga. Itikad baik saya sudah, saya sudah bantu dengan pengacara saya," ujar Gus Anom dikutip dari Suara.com, Senin (9/10/2023).
Gus Anom meminta semua pihak termasuk media untuk tidak lagi menyebut nama Yadi Sembako dalam kasus penipuan ini.
"Saya minta tolong, bersihkan nama Yadi, jangan, tolong, anak ini sakit. Jangan sampai diganggu Yadi. Dia kena gula kasihan," tutur Gus Anom.
Mengenai cek kosong yang diberikan Yadi Sembako ke korban, Gus Anom mengatakan, cek itu belum terisi karena dana dari investor belum cair.
Menurut Gus Anom pihak pelapor, Adri Permana, sudah diberitahu bahwa cek tersebut belum bisa dicairkan.
"Ini cek ditulis tanggal 24 (Agustus), kita sudah ngomong di awal kalau cek belum masuk duit," kata Gus Anom.
Baca Juga: Serangan Hamas ke Israel: Bak Film Horor, 260 Peserta Festival Musik Tewas
"(Soal pencairan cek) masih proses," sambungnya.
Komisaris PT Gudang Artis itu juga mengatakan bahwa sudah menyerahkan mobil kepada Adri Permana sebagai jaminan bayarannya.
"Investor terlambat memasukkan,tapi itikad baik kami jaminkan ada mobil di sana," kata Gus Anom.
Berita Terkait
-
Dipolisikan Kasus Penipuan, Gus Anom dan Yadi Sembako Siap Lapor Balik
-
Merasa Bersalah Libatkan Yadi Sembako atas Kasus Dugaan Penipuan Vendor, Gus Anom Minta Maaf
-
Dilaporkan Kasus Penipuan, Gus Anom Minta Salah Satu Pemilik EO Buktikan Kontrak Kerja Sama
-
Masih soal Cek Kosong, Yadi Sembako Cs Dilaporkan Polisi Terkait Kasus Dugaan Penipuan Rp135 Juta
-
Yadi Sembako dan Gus Anom Dilaporkan ke Polisi: Mau Ngadain Event Tapi Ga Punya Modal
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan