Suara Sumatera - Nikita Mirzani membahas mengenai keputusannya yang tidak lagi berteman dengan seseorang. Diduga curhat Nikita Mirzani ini ditujukan kepada Fitri Salhuteru.
Sebab tali pertemanan Nikita Mirzani dengan Fitri Salhuteru dikabarkan sudah putus. Mereka sudah tidak pernah terlihat bersama lagi.
Tidak hanya itu, baik Nikita Mirzani dan Fitri Salhuteru tidak lagi saling mengikuti akun media sosial masing-masing.
Dikutip dari akun Tiktok @baluhap_gaming, Nikita Mirzani meminta kepada orang yang tidak lagi berteman dengannya untuk tidak sakit hati.
Menurut Nikita, keputusannya tidak lagi berteman dengan orang itu sebagai bentuk pendewasaan diri.
"Nah buat orang-orang yang sudah ngggak gue temenin lagi jangan sakit hati ya namanya kehidupan kita kan bergantinya tahun pendewasan diri itu akan terbentuk dengan sendirinya kalau memang otaknya masih bener," ujar Nikita Mirzani dalam sebuah video yang dikutip Suara.com dari akun Tiktok @baluhap_gaming, Kamis (12/10/2023).
Ibu tiga anak ini mengatakan, dirinya tidak lagi mau berteman dengan orang-orang yang membawa pengaruh buruk dalam hidupnya.
Daripada lingkaran pertemanan itu tidak bisa membuatnya maju, Nikita mengaku lebih baik pergi mencari lingkungan pertemanan baru yang positif.
"Nah kalau gue menghindar dari orang-orang yang menurut gue membuat gue jadi tidak baik, dampak ke depannya dan membuat hidup gue tambah nggak maju lebih baik kita tinggalin, ganti lagi lingkungannya," ucap Nikita Mirzani.
Baca Juga: FPPJ Sebut Pernyataan PKS ke Heru Budi Tendensius: Kudu Banyak Baca Berita!
Nikita Mirzani secara terus terang mengakui sikapnya yang menggebu-gebu karena pengaruh lingkungan pertemanan bukan sifat asli dirinya.
"Kalau dulu gue menggebu gebu gue akuin, tapi bukan karena guanya, karena lingkungannya membuat gue seperti itu," papar dia.
Nikita mengklaim dirinya yang sebenarnya adalah pribadi yang santai dan lebih memilih pergi ke luar negeri kita banyak pikiran.
"Pada dasarnya aslinya gue mah demennya diam-diam aja tiba-tiba ngilang santuy, mumet dikit beli tiket ke luar negeri. Kalau dulu kan ada yang pegang, jadi begitulah," kata Nikita Mirzani.
Berita Terkait
-
Sudah Pisah Rumah, Lolly Blak-blakan Ungkap Hubungan dengan Mami Eda
-
Berdalih Pendewasaan Diri, Nikita Mirzani Beri Pesan Menohok untuk Mantan Temannya
-
Vadel Badjideh Foto Bareng Cewek-cewek Cantik TikTok, Ini Respons Lolly Anak Nikita Mirzani
-
Nikita Mirzani Klarifikasi soal Rumahnya Dibeli Rp12 Milyar oleh Ratu Emas Mira Hayati: Cuma Konten
-
Dicibir Nikita Mirzani Live 24 Jam Sampai Telantarkan Anak, Jawaban Menohok Pinkan Mambo: Buat Bayar Sekolah
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan!
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Evakuasi Dramatis Pendaki 145 Kg di Gunung Gede Pangrango
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap
-
Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil