SuaraSumedang.id - Timnas Indonesia U-16 akan melakoni laga melawan Vietnam di ajang AFF U-16 Boys Championship 2022.
Timnas Indonesia selangkah lagi bisa lolos dari Grup A setelah mendapat dua kali kemenangan, 2-0 atas Filipina, dan 9-0 atas Singapura.
Kini Timnas U-16 Indonesia sudah mengumpulkan enam poin, dan berada di posisi puncak klasemen Grup A sementara.
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti mengatakan, sudah melihat bagaimana permainan calon lawannya.
"Kami ada videonya, mereka punya organisasi permainan yang bagus, dan tapi. Jadi kami (sudah) latihan bagaimana cara membongkar pertahanan serta antisipasi serangan mereka," kata Bima Sakti, dikutip dari laman PSSI.
Menghadapi Vietnam di laga pamungkas AFF U-16 Boys Championship 2022, dikatakan Bima tak ada kata lain selain membidik kemenangan.
"Tentu kami ingin menang. Kami tak ingin basin tim ini ditentukan oleh tim lain. Saya yakin, tim lain juga mengincar kemenangan." kata dia.
"Maka dari itu, saya katakan kepada para pemain, kita harus tetap terus berjuang keras meraih kemenangan. Sehingga posisi kita benar-benar aman sebagai pemuncak klasemen Grup A," tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Kafiatur Rizky mengutarakan, duel melawan Vietnam akan dilaluinya dengan meraih kemenangan.
Baca Juga: Tiga Bulan Berlalu, Nabila Ishma Kaget Mendadak Dapat Kiriman Oleh-Oleh dari Mendiang Eril
"Kami ingin menang, saya juga sangat mau mencetak gol lagi. Tapi tentu dengan kerja sama tim yang baik," kata sang pencetak dua gol ke gawang Singapura itu.
"Yang jelas, kami sudah latihan, informasi dari pelatih kalau Vietnam menggunakan banyak pemain belakang. Kami akan berusaha membongkar pertahanan mereka," kata dia.
Duel pamungkas Grup A AFF U-16 2022 antara Indonesia vs Vietnam akan bergulir di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu 6 Agustus 2022 pukul 20.00 WIB.
Berita Terkait
-
Tensi Tinggi di Dalam dan Luar Lapangan Jelang Lawan Vietnam, Bima Sakti: Jangan Terpengaruh
-
Vietnam Jadi Lawan Berat, Pelatih Timnas Indonesia U-16 Beri Menu Latihan Khusus, Apa Itu?
-
Hadapi Tim Vietnam U-16, Gelandang Garuda Muda Ini Ingin Cetak Gol Lagi
-
Lawan Vietnam, Bima Sakti Minta Timnas Tak Terprovokasi: Bermain dengan Kepala Dingin
-
Sebut Organisasi Pertahanan Vietnam Bagus, Pelatih Timnas Indonesia U-16 Sudah Siapkan Taktik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026