SuaraSumedang.Id - Kasus tewasnya Brigadir J hingga kini masih terus berjalan.
Terbaru, Kuasa Hukum ajudan eks Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo membeberkan temuan baru.
Kini, Kamaruddin Simanjuntak menyinggung soal adanya aliran dana ke beberapa pihak.
Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa ditemukan adanya aliran uang dari rekening milik kliennya ke beberapa tersangka.
Dia menyebutkan, total ada empat rekening milik almarhum Yosua Hutabarat yang satu di antaranya dikuasi oleh tersangka Irjen Ferdy Sambo.
Mengomentari hal tersebut, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana mengaku, pihaknya sudah melakukan pembekuan beberapa rekeing.
Namun, Ivan tak menyebutkan detail dari pemiliki rekening yang sudah dibekukan tersebut.
"Kita sudah melakukan langkah antisipatif terhadap rekeing-rekeing tersebut dengan pembekuan rekening," kata Irvan, dilansir dari Suara.com, Kamis (18/8/2022).
Menurut Irvan, PPATK pun tengah menelusuri terkait ada dugaan aliran dana yang mencurigakan.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Wabah PMK, Sumedang Perketat Aturan Penjualan Hewan Ternak di Pasar Tanjungsari
Hal tersebut dilakukan juga berdasarkan koordinasi dengan tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Selalu (berkoordinasi) dengan penyidik terkait untuk semua proses yang dilakukan oleh PPATK selama ini untuk kasus apapun juga," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Kamaruddin menyebutkan total uang Rp200 juta milik Brigadir J mengalir ke rekeing tersangka.
Dia menyebut ini sebagai bentuk kejahatan ekonomi. Oleh karena itu, dia meminta tim khusus melibatkan PPATK untuk menelusuri aliaran uang tersebut.
"Kita meminta ini dengan sangat, dan mereka sedang mempertimbangkannya," kata Kamaruddin
Berita Terkait
-
Pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi akan Diumumkan Polri dalam Waktu Dekat
-
Viral Video Warga Teriak 'Ferdy Sambo' Saat Mobil Polisi Melintas, Citra Polri Makin Jelek?
-
Dituding Jadi Selingkuhan Ferdy Sambo, AKP Rita Yuliana Buka Suara
-
Pengacara Brigadir J Sebut Isi Rekening Kliennya Dikuasai Ferdy Sambo, PPATK Angkat Bicara
-
POPULER HARI INI: Temuan Baru Komnas HAM atas Kematian Brigadir J, Iriana Jokowi Tak Kuasa Ingin Berjoget
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Maroko Incar Puncak Grup, Haiti Siap Beri Perlawanan Terbaik
-
Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Liburan Sekolah Tiba, Bandung Kembali Menjadi Destinasi Favorit Keluarga
-
Parfum Aroma Spicy Seperti Apa? Ini Pilihan Scent Terbaik saat Cuaca Dingin
-
Gaji Rp8 Juta Masuk Berpenghasilan Rendah, Ini 5 Hak Istimewa Beli Rumah Subsidi yang Bisa Didapat
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Bawa Nostalgia Musim Panas, NCT Wish Rilis Single Jepang 'Boy Meets Girl'
-
Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown