SuaraSumedang.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menolak pertanyaan yang diajukan anggota DPR terkait siapa sosok polisi jenderal bintang tiga yang mengancam mundur dari kasus Ferdy Sambo.
Mahfud mengatakan jawaban terkait siapa sosok jenderal bintang tiga yang mengancam mundur itu hanya akan ia bocorkan namanya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Saya hanya akan menjelaskan kepada dua pihak, satu kepada Kapolri, yang kedua kepada Presiden. Gak bisa ada orang maksa saya," ucap Mahfud.
Mahfud pun mengatakan kalau dirinya tak bisa dipaksa oleh siapapun untuk berbicara terkait siapa sosok polisi yang mengancam mundur itu.
"Jadi saya gak bisa dipaksa kalau urusan ini," tegasnya.
Tak hanya itu, Mahfud bahkan tak mau menjawab pertanyaan DPR dalam sebuah rapat pimpinan. Saat itu, Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni menyarankan agar pelaksanaan rapat jadi tertutup.
"Kita habis ini akan bertanya sama Pak Mahfud terkait dengan penyampaian hanya kepada presiden dan kepada kapolri. Kiranya mungkin kalau kita bikin tertutup, Pak Mahfud mau bicara dengan kita begitu?" tanya Sahroni.
Mahfud lantas menjawab kalau ia tak berhak menyampaikan hal itu dan biar saja nanti Listyo Sigit yang menjelaskan semuanya.
"Enggak, biar nanti Pak Kapolri saja yang menyampaikan," jawab Mahfud.
Baca Juga: Curhat Hidup di Lingkungan Toxic, Tetangga Suka Nyinyir hingga Pakai Lahan Tanah Tanpa Izin
Diberitakan sebelumnya, pertanyaan terkait sosok yang mengancam mundur ihwal kasus Ferdy Sambo itu disampaikan oleh Anggota Komisi III Sarifuddin Sudding.
"Itu memunculkan spekulasi. Itu berarti bahwa di internal kepolisian tidak solid dalam penanganan kasus ini," ujar Sudding.
Suding menuding Mahfud memberikan informasi yang tidak komplit dan terkesan setengah-setengah kepada publik.
"Nah saya ingin minta yang sebenarnya dari Pak Mahfud, siapa sebenarnya bintang tiga itu dan terkait masalah apa? Ya kan penting bagi publik. Jangan publik diberikan informasi setengah-setengah," katanya.
Anggota Komisi III Benny K. Harman menyebutkan seharusnya Mahfud tak menolak memberikan jawaban saat ditanya di forum rapat DPR itu.
"Pak saya interupsi untuk mendukung Pak Sudding. Saya mendukungnya begini pak menko, saya rasa pak menko pernah jadi DPR. Di DP4 ini kalau ditanya tidak ada hak apapun untuk menolak pertanyaan DPR kecuali untuk kepentingan penegakan hukum," bebernya.
Berita Terkait
-
Mahfud Bantah Sebut Fadil Imran Akan Susul Ferdy Sambo: Saya Kira Dia Juga Terkena Prank Peluk Sambil Nangis
-
Pengacara Brigadir J Janjikan Ini untuk Anak-anak Ferdy Sambo
-
Sosok Jenderal Bintang 3 yang Ancam Mundur Terkait Kasus Ferdy Sambo, Ini kata Mahfud MD
-
KPK Panggil 2 Staf LPSK yang Disodorkan Amplop dari Orang Suruhan Ferdy Sambo
-
Dikabarkan Dekat Dengan Ferdy Sambo, Nikita Mirzani Akhirnya Buka Suara
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus