/
Kamis, 25 Agustus 2022 | 16:17 WIB
Tersangka dalam penembakan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo saat menjalani sidang etik profesi Polri yang berlangsung secara tertutup. (YouTube/POLRI TV RADIO)

SuaraSumedang.id - Sidang Komisi Koder Etik Polri (KEPP) atas Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka utama dalam kasus penembakan Brigadir J sudah berjalan sejak pukul 09.00 WIB di Mabes Polri.

Sidang kode etik Ferdy Sambo memang dilaksanakan melalui siaran langsung tanpa audio atau secara tertutup.

Anggota Komisi III DPR RI, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani menanggapi perihal sidang etik tersebut.

Arsul Sani menduga sidang etik yang dijalani Ferdy Sambo secara tertutup menduga ada hal-hal yang sensitif.

"Saya menduga, karena ini terkait dengan hal-hal yang menyangkut kesusilaan. Maka sifatnya tertutup," kata Arsul Sani, dilansir dari Suara.com.

Meski demikian, Arsul mengaku tidak mengetahui pasti soal hukum acara dalam persidangan etik Polri.

Ia menyebut, sidang etik yang dijalani Ferdy Sambo ini tentu sangat berbeda dengan sidang-sidang etik dengan kasus biasa.

"Misalnya, kasus kekerasan hingga korupsi," jelas Arsul Sani.

Arsul Sani pun mengungkapkan ada kemungkinan materi sidang etik tersebut ada kaitannya dengan kesusilaan.

Baca Juga: Sony Resmi Rilis DualSense Edge Kontroler Baru PlayStation 5, Bisa Kustom

"Maka ini bersifat tertutup. Berbeda dengan sidangnya kalau orang misalnya nonjokin orang lah atau bahkan mungkin kasus korupsi. Nah kalau kita bicara tindak pidana kesusilaan, di pengadilan saja kan sidangkan juga tertutup kan. Gitu aja ukurannya," kata dia.

Perlu diketahui, sidang etik yang dijalani Ferdy Sambo dilaksanakan secara tertutup dengan siaran langsung di kanal YouTube Polri TV Radio tetapi tanpa suara.

Meski sidang ini digelar tertutup. Ketua KEPP yang memimpin jalannya sidang tersebut, yakni Kepada Badan Intelijen Keamanan Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri.

Sidang etik ini disebut nantinya akan memastikan nasib Ferdy Sambo apakah masih layak menjadi anggota Polri.

Load More