/
Jum'at, 26 Agustus 2022 | 13:42 WIB
Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum keluarga Brigadir J alias Nopriansyah Yosua, korban kasus pembunuhan berencana dengan tersangka utama Ferdy Sambo. (ANTARA)

SuaraSumedang.id - Pengacara keluarga Brigadir J alias Nopriansyah Yosua, Kamaruddin Simanjuntak menyebut kelakuan konyol Ferdy Sambo saat masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Kamaruddin mengatakan Ferdy Sambo pernah mabuk-mabukan lantas main tembak-tembakan. Hal itu membuat seorang polwan yang sedang diperiksa Propam, ketakutan. 

"Dia (polwan) lagi diperiksa, tembak sana tembak sini sambil mabuk-mabuk. Kalau dia (Sambo) lagi mabuk salah tembak, kan bahaya," ujar Kamaruddin saat tampil di acara Catatan Demokrasi yang diunggah di kanal YouTube tvOneNews, melansir dari suarabali.id.

Kamaruddin mengaku kaget karena tidak ada yang menegur kelakuan konyol Ferdy Sambo. Kamaruddin menuding Ferdy Sambo mabuk-mabukan sambil melakukan pemeriksaan. 

"Saya malah heran kok Kapolri membiarkan tembak-tembakan di lingkungan Polri, mabuk-mabukan sambil meriksa, moral apa? katanya Propam itu moralnya Polri," tandasnya.

Bahkan, Kamaruddin pun menyebut kegemaran Ferdy Sambo mengoleksi berbagai macam minuman keras saat masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

"Ketika lagi meriksa polisi-polisi melanggar, sambil mabuk-mabuk dia, nembak sana nembak sini," bebernya. 

Kamaruddin bahkan sampai bilang saat rekannya yang berprofesi sebagai pegawai bank datang ke kantor Ferdy Sambo sampai ngompol di celana saking ketakutan. 

Saat disinggung pembawa acara, dari mana Kamaruddin mendapatkan informasi itu, ia melihat sendiri kelakuan Ferdy Sambo itu ditunjang dengan informasi dari intelijen.

Baca Juga: Tak Cukup Pecat Ferdy Sambo, Polri Tetap Harus Minta Maaf ke Masyarakat

"Saya lihat sendiri. Penglihatan saya ini didukung informasi intelijen dan rata-rata informasi ini 99 persen sempurna. Artinya tidak meleset," 

Ia pun menuding Mabes Polri pasti bohong kalau menyebut tidak mengetahui kelakuan konyol Ferdy Sambo tersebut.

"Bohong kalau dikatakan Mabes Polri tidak tahu itu. Suara letusannya kemana-mana kok," beber dia.

Load More