SuaraSumedang.id - Video viral menampilkan anggota Brimob bentak wartawan saat tengah meliput sidang etik Ferdy Sambo beredar di media sosial.
Insiden anggota Brimob bentak wartawan itu terjadi pada Kamis (25/8) sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat itu, wartawan diperbolehkan oleh Kadiv Humas Polri untuk dapat mengambil gambar di dalam gedung untuk meliput persiapan sidang KKEP.
Kemudian, anggota Brimob yang berjaga dalam proses persidangan tersebut terlihat melakukan pengamanan ketat, hingga membentak wartawan.
Media yang berupaya mendapatkan gambar Ferdy Sambo berjalan masuk ke ruang sidang pun tampak dorong-dorongan, sehingga petugas semakin memperketat penjagaan.
Lantas terlihat anggota Brimob berseragam lengkap dengan penutup wajah, dan kacamata kemudian lantang berteriak kepada awak media yang berusaha untuk mengambil gambar.
Teriakan tersebut terdengar di dalam gedung, seolah ada perbedaan instruksi dalam penjagaan peliputan tersebut.
Pasalnya, media masuk ke dalam gedung atas arahan Humas Polri untuk bisa mengambil gambar momen Ferdy Sambo, dan para saksi masuk ke ruang sidang.
Namun, saat itu terhalang oleh petugas yang menjaga ketat Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Mabes Polri.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyampaikan permohonan maaf atas insiden anggota Brimob yang membentak wartawan.
"Saya selaku Kadiv Humas pertama kali menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada media," kata Dedi, dilansir dari SuaraJabar.
Menurut Dedi, dalam peliputan sidang KKEP tersebut mungkin terdapat kejadian kurang berkenan.
"Mungkin di dalam peliputan sidang KKEP mungkin kurang berkenan, ada hal-hal yang membuat rekan-rekan kurang nyaman. Mungkin peristiwa tadi pagi ya, saya mohon maaf kepada rekan-rekan," ucap Dedi.
Sidang komisi kode etik Ferdy Sambo yang dimulai sejak pukul 09.25 WIB berlangsung secara tertutup.
Sidang tersebut berlangsung selama 18 jam, berakhir dengan pembacaan putusan komisi kode etik Polri yang disiarkan oleh Polri TV melalui layar monitor dari Gedung TNCC, pukul 02.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan