SuaraSumedang.id - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pasar Cicaheum, Bandung, Jawa Barat. Di sela kegiatannya Presiden meninjau harga sejumlah komoditas pangan.
Presiden Jokowi menyebut, harga telur ayam yang kini tengah melonjak di pasaran, akan turun dalam dua pekan ke depan.
"Harga relatif stabil, hanya satu (yang tidak stabil) di telur," kata Jokowi.
Menurut Jokowi, fluktuasi harga telur ayam tak lepas dari kenaikan harga pakan ternak.
Namun, ia meyakini kondisinya akan berangsur normal dalam dua pekan ke depan.
"Ya, ini kan pertama karena memang pakan ternak yang naik, yang kedua ini fluktuasi biasa. Nanti dua minggu ini insya Allah akan turun," kata dia.
Sebagai informasi, berdasarkan laman sistem pemantauan harga pasar dan kebutuhan pokok Kementerian Perdagangan (Kemendag) tercatat harga telur ayam secara nasional berada di kisaran Rp31.300 per kilogram, pada Jumat (26/8).
Harga tersebut meningkat apabila dibadingkan dengan rata-rata harga Rp29.000 per kg, untuk telur ayam pada 26 Juli lalu.
Secara sebarannya, per Jumat harga telur ayam termurah berada di Provinsi Jambi dengan Rp27.000 per kg.
Baca Juga: Subsidi BBM Perlu Dialihkan, Ketua Komisi VII DPR: Keuangan Negara Jebol
Sedangkan, yang termahal sebesar Rp39.689 per kg terdapat di Provinsi Papua.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga menyebut, pencairan bantuan sosial (bansos) yang digabung per tiga bulan turut memicu kenaikan harga telur ayam.
Mendag mengaku mendapat masukan dari pengusaha telur agar pencairan bansos bisa dilakukan per bulan.
Hal ini guma mencegah tingginya permintaan yang memengaruhi harga di pasaran.
Sumber:ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan