/
Minggu, 28 Agustus 2022 | 15:45 WIB
Presiden Jokowi menyebutkan harga telur ayam dalam dua pekan akan kembali normal. (Bidikan layar/M Fadil/Suara.com)

SuaraSumedang.id - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pasar Cicaheum, Bandung, Jawa Barat. Di sela kegiatannya Presiden meninjau harga sejumlah komoditas pangan.

Presiden Jokowi menyebut, harga telur ayam yang kini tengah melonjak di pasaran, akan turun dalam dua pekan ke depan.

"Harga relatif stabil, hanya satu (yang tidak stabil) di telur," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, fluktuasi harga telur ayam tak lepas dari kenaikan harga pakan ternak.

Namun, ia meyakini kondisinya akan berangsur normal dalam dua pekan ke depan.

"Ya, ini kan pertama karena memang pakan ternak yang naik, yang kedua ini fluktuasi biasa. Nanti dua minggu ini insya Allah akan turun," kata dia.

Sebagai informasi, berdasarkan laman sistem pemantauan harga pasar dan kebutuhan pokok Kementerian Perdagangan (Kemendag) tercatat harga telur ayam secara nasional berada di kisaran Rp31.300 per kilogram, pada Jumat (26/8).

Harga tersebut meningkat apabila dibadingkan dengan rata-rata harga Rp29.000 per kg, untuk telur ayam pada 26 Juli lalu.

Secara sebarannya, per Jumat harga telur ayam termurah berada di Provinsi Jambi dengan Rp27.000 per kg.

Baca Juga: Subsidi BBM Perlu Dialihkan, Ketua Komisi VII DPR: Keuangan Negara Jebol

Sedangkan, yang termahal sebesar Rp39.689 per kg terdapat di Provinsi Papua.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga menyebut, pencairan bantuan sosial (bansos) yang digabung per tiga bulan turut memicu kenaikan harga telur ayam.

Mendag mengaku mendapat masukan dari pengusaha telur agar pencairan bansos bisa dilakukan per bulan.

Hal ini guma mencegah tingginya permintaan yang memengaruhi harga di pasaran.

Sumber:ANTARA

Load More