SuaraSumedang.id - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G Plate menghadiri pembukaan Digital Economy Working Grup (DEWG) keempat.
Menkominfo turut menyoroti tiga isu yang akan dibahas oleh para delegasi untuk menghasilkan inovasi.
Pelaksanaan DEWG Indonesia 2022 Putaran Keempat berada di Hotel Mulia, Nusa Dua, Bali, Senin (29/8/2022).
Berdasarkan yang disampaikan oleh Menkominfo menyebut teknologi saat ini dapat mengubah kehidupan masyarakat.
Ia juga menjelaskan dengan teknologi yang berkembang saat ini, kehidupan fiksi seperti di film bisa menjadi kenyataan.
"Dengan munculnya banyak hambatan, teknologi seperti mobil tanpa pengemudi, bantuan robot canggih dan Teknologi berbasis AI, ujar Jhonny.
“Ini mulai terasa seperti kita benar-benar hidup dalam film fiksi ilmiah," ucap dia.
Seperti dilansir dari suara.com Senin (29/08/2022), isu pertama terkait dengan konektivitas digital telah dibahas dalam industri task force (ITF) di pertemuan DEWG sebelumnya.
"Kami telah menyimpulkan diskusi tentang konsep konektivitas digital yang berpusat pada orang sebagai perpanjangan dari pusat manusia, konektivitas digital," ujar Johnny dalam pembukaan
Baca Juga: Event Budaya Nasional DCF 2022, Ratusan Penginapan Habis Dipesan Wisatawan
Isu kedua, tutur dia, terkait dengan keterampilan dan literasi digital. Dalam isu ini, Johnny menuturkan, para delegasi akan mengukur tingkat keterampilan dan literasi digital, yang selanjutnya meningkatkan tingkat kedua hal tersebut.
"Anggota telah menyambut baik delegasi 20 untuk mengukur keterampilan digital dan literasi digital,” kata Menkominfo.
“Serta berbagi pengalaman untuk meningkatkan partisipasi yang berarti dari orang-orang dalam situasi rentan dan kurang terwakili dalam ekonomi digital,” ujar Jhonny.
“Dan pertukaran kebijakan untuk memajukan keterampilan digital dan literasi digital," ucap dia.
Terakhir ketiga, Johnny menyoroti soal permasalahan keamanan data yang kerap terjadi di Indonesia.
Sebelumnya, dia telah melakukan dialog dengan pemangku kepentingan soal pemahaman tata kelola data.
Berita Terkait
-
Tak Kenal Libur, Penggawa Persib Langsung Latihan Lagi setelah Dipermalukan Bali United
-
BRI Liga 1 2022/2023: Persib Bertekad Menjadikan GBLA sebagai Kuburan bagi Bali United
-
Jadwal BRI Liga 1 2022/2023: Bali United Siap Antisipasi Serangan Persib Bandung
-
Menjamu Bali United, 4 Pemain Persib Tak Bisa Diturunkan di BRI Liga 1 2022/2023 Pekan Keenam
-
Informasi Tiket Persib vs Bali United di BRI Liga 1 2022/2023, Lengkap Harga dan Lokasi Penukarannya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi