SuaraSumedang.id - Perjalan rekontruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, di kawasan Duren Tiga, Jakarta, penyidik Polri hadirkan kelima tersangka.
Para tersangka Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf tampak mengenakan baju tahanan oranye, begitu pula dengan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Sementara Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo dengan penampilan berbeda saat dihadirkan sebagai tersangka dalam rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J tersebut.
Dalam rekonstruksi yang ditayangkan langsung lewat kanal YouTube Polri TV, Putri Candrawathi mengenakan pakaian serba putih.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, ada 78 adegan yang akan diperagakan oleh lima tersangka, yang meliputi tiga lokasi.
"Kegiatan yang direka ulang meliputi peristiwa yang terjadi di rumah Magelang, rumah Saguling, dan rumah Duren Tiga meliputi 78 adegan," kata Andi, Selasa (30/8/2022).
Andin pun merinci 78 adegan yang terjadi di tiga lokasi yakni rumah Magelang sebanyak 16 adegan, yakni terjadi pada tanggal 4,7, dan 8 Juli 2022.
Kemudian di rumah Saguling (rumah pribadi Ferdy Sambo) sebanyak 35 adegan yang terjadi pada tanggal 8 Juli 2023.
Selanjutnya, ketiga di rumah dinas Kompleks Polri, kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan sebanyak 27 adegan.
Baca Juga: Anggaran BBM Subsidi Membengkak, Sri Mulyani: Pusing Tujuh Keliling
Dalam kegiatan rekonstruksi tersebut menghadirkan kelima tersangka, yakni Ferdy Sambo, dan istrinya Putri Candrawathi, Bharada E alias Richard Eliezer, Bripka RR alias Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf alias KM dihadirkan langsung.
Berikut 4 fakta rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J yang dirangkum SuaraSumedang.id.
1. Ada perbedaan hasil investigasi
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan adanya perbedaan hasil investigasi dengan rekonstruksi pembunuhan berencana Brigadir J yang digelar pada Selasa (30/8/2022) di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Hal ini diungkapkan, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara setelah mengawal jalannya rekonstruksi tersebut.
"Satu yang jelas, kalau ngomong perbedaan pasti ada, tapi ini harus diuji ulang," kata Tufan Damanik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL