SuaraSumedang.id - Peretas atau hacker Bjorka dengan beraninya menanggapi ancaman pihak Istana, yang menyebutkan dia melanggar Undang-Undang informasi Transaksi dan Elektronik (UU ITE).
Menurut kabar yang beredar, Bjorka memang sering kali menjadi dalang kebobolan data orang Indonesia.
Untuk diketahui, peristiwa pertama yakni mengenai kebocoran data Indihome pada 20 Agustus lalu, selanjutnya dibantah Telkom.
Kemudian jika ditelusuri di situs breached.to, profil Bjorka sudah memuat enam unggahan kebocoran data.
Dalam konten itu, berisi 150 juta data dari KPU, 270 juga pengguna Wattpad, 670.000 dokumen surat-surat Presiden Jokowi, 1,3 miliar nomor SIM yang diregistrasi, 9,1 juta data pengguna Tokopedia, dan pengguna Indihome.
Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono mengungkapkan, data dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak ada surat maupun dokumen yang bocor di Internet.
"Nanti pihak Sekretariat Negara akan menyampaikan. Tidak ada isi surat-surat yang bocor," kata Heru.
Menurutnya, informasi yang beredar di media mengenai surat berlabel rahasia dari Badan Intelijen Negara (BIN), dan surat lainnya untuk Presiden Jokowi bocor di forum peretas (hacker) itu informasi bohong (hoax).
"Perlu saya tegaskan, itu sudah melanggar hukum UU ITE. Saya rasa pihak penegak hukum akan memproses secara hukum, dan mencari pelakunya," kata Heru.
Baca Juga: Bjorka Bongkar Identitas Terduga Pelaku Pembunuh Munir
Menanggapi hal itu, hacker Bjorka mengklaim kalau pihak Istana atau semua orang tidak akan bisa memburunya.
Menurut Bjorkan, ia menyebut sejak 21 hari mengungkapkan kebocoran data pertama, masih bingung harus mulai dari mana.
"Apakah kamu tahu bahwa kamu, dan semua orang tidak ada yang bisa melakukan ini? Karena sudah 21 hari sejak saya mengungkapkan kebocoran data pertama, dan kalian semua masih bingung harus mulai dari mana," kata Bjorka dalam bahasa Inggris, dikutip dari akun Twitter @bjorkanism.
Sumber:Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh