/
Jum'at, 16 September 2022 | 07:48 WIB
Ilustrasi Law of Attraction (Pexels.com/Ali Pazani)

SuaraSumedang.id - Beberapa orang mungkin ada yang tidak percaya bahwa kekuatan pikiran dapat mengubah hidup kita.

Apa yang kita pikirkan, apa yang kita yakini, memiliki dampak besar pada kehidupan kita.

Jika ini masalahnya, kami percaya teori gaya gravitasi ada dan benar, meskipun tidak dapat melihat bentuknya. 

Nah, hal yang sama terjadi dengan Law of Attraction, atau Hukum Ketertarikan, yang tidak bisa kita lihat bentuknya, tapi ada dan bisa mempengaruhi kehidupan kita.

Menyadur pengertian tentang Law of Attraction yang terdapat dari sebuah buku berjudul Better Me karya Anna Silvia.

Jadi, Law of Attraction (LoA) merupakan hukum yang meyakini bahwa kita sebagai manusia berfungsi seperti magnet.

Artinya, kita akan selalu menarik segala sesuatu yang terjadi pada kita.

Hukum LoA percaya bahwa pikiran kita begitu kuat sampai kita disebut "pencipta", sehingga kita menciptakan realitas hidup kita sendiri.

Hukum Ketertarikan percaya bahwa "kita menarik siapa kita ".

Baca Juga: Antisipasi Serangan Hacker, Wapres Ma'ruf Amin Percaya Emergency Response Team

Siapa kita ditentukan oleh tubuh kita, apa yang kita pikirkan, apa yang kita katakan dan apa yang kita rasakan.

Menariknya, keempat elemen tersebut saling terhubung.

Hukum Ketertarikan juga menyatakan bahwa kita menarik apa yang membuat kita menjadi fokus terbesar dalam hidup kita.

Jadi berhati-hatilah, jika fokus hidup kita adalah ketakutan akan kegagalan, maka kita akan benar-benar gagal.

Oleh karena itu setiap orang memiliki polanya masing-masing. Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin, dan yang beruntung semakin beruntung.

LoA ini seperti pisau, artinya netral baik buruknya tergantung bagaimana kita menggunakannya.

Load More