SuaraSumedang.id - Jelang MotoGP Aragon 2022, Francesco Bagnaia sudah mengantongi empat kemenangan secara beruntun di MotoGP 2022.
Jika Bagnaia kembali memenangkan balapan, maka pebalap asal Italia itu mencetak sejarah baru bersama Ducati. Adapun siaran langsung MotoGP Aragon malam ini di Trans 7.
Francesco Bagnaia sudah memecahkan rekor Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol dan menjadi yang tercepat dalam kualifikasi untuk meraih pole position ke-11 di sepanjang karirnya di MotoGP.
Pada balapan MotoGP Aragon 2022 hari ini, Minggu (18/9/2022), Bagnaia berpeluang menjadi pebalap Ducati pertama yang meraih lima kemenangan beruntung dalam kelas premier.
Bahkan, menjadi pebalap pertama dari setiap pabrikan manapun yang mencetak rekor tersebut dari sejak Marc Marquez menjuarai lima balapan dari San Marino sampai Australia di tahun 2019.
Pole position itu juga merupakan posisi start terdepan ke-12 Ducati dalam musim ini yang merupakan rekor baru untuk pabrikan Bologna tersebut dalam satu musim MotoGP.
Berdasarkan catatan di laman MotoGP, sejak 2010 hanya ada tiga pebalap yang memenangkan balapan MotoGP dari pole di Aragon, yakni Casey Stoner (2010, 2011), Marc Marquez (2013, 2016, 2019), dan Francesco Bagnaia (2021).
Berkat Bagnaia, Jack Miller (Ducati Lenovo), dan Enea Bastianini (Gresini Racing), pada MotoGP Aragon nanti menjadi rider ke-35 kalinya di mana setidaknya ada satu pebalap Ducati yang start dari baris terdepan.
Tiba di Aragon, Bagnaia berbekal empat kemenangan secara beruntun yang fantastis, sehingga menjadi pebalap pertama yang melakukan hal itu di atas motor Ducati.
Baca Juga: Heboh Lihat Foto V BTS dan Jennie BLACKPINK, Netizen: Langgar Privasi
Kemenangan pebalap asal Italia tahun lalu di Aragon akan menjadi modal tambahan dalam upaya menekan Fabio Quartararo (Yamaha), yang belakangan ini tampil kurang garang.
Terlebih lagi, jarak antara Bagnaia dengan Quartararo saat ini di papan klasemen MotoGP 2022 hanya terpaut 30 angka dengan enam sisa balapan.
Meski Bagnaia masih tertinggal dari rivalnya, Ducati memiliki peluang menyegel gelar konstruktor di Aragon.
Pabrikan Italia itu saat ini unggul 110 poin dari Yamaha dengan enam balapan tersisa. Sedangkan, Ducati Lenovo memimpin klasemen tim dengan unggul 25 poin atas Aprilia Racing.
Sementara itu, Quartararo akan start dari posisi enam, menyamai hasil kualifikasi terburuknya di MotoGP dalam GP Teruel 2020 di Aragon.
Itu juga kali keempat secara beruntung rider Yamaha tersebut melewatkan posisi start bari terdepan, dan Quartararo pun belum pernah naik podium Aragon.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Ulasan Film Dead Poets Society: Robin Williams Ubah Pemikiran Siswa Lewat Puisi
-
Daftar Pemain Moving Season 2 Terungkap, Ada Wajah Baru dengan Nama Besar
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Menyelinap ke Pikiran Ayah
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK