SuaraSumedang.id - Mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo belakangan ini ikut buka suara mengenai peluang Ferdy Sambo bisa kembali ke institusi Polri.
Seperti diketahui, eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo divonis pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) dalam sidang etik.
Ferdy Sambo pun diduga merupakan dalang utama dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J di tempat kejadian perkara, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Setelah dijatuhi vonis dalam sidang etik Polri, Ferdy Sambo kemudian mengajukan banding atas putusan tersebut yang kemudian disetujui oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Penjelasan Gatot Nurmantyo pun viral di media sosial. Ia mengungkapkan soal kemungkinan Ferdy Sambo berpeluang kembali ke institusi Polri.
Gatot menjelaskan, adanya peraturan yang memperbolehkan Polri meninjau ulang keputusan yang dijatuhkan kepada anggota Perwira tinggi, seperti Ferdy Sambo itu.
"Undang-Undang-nya saya lupa (nomor berapa) itu tiga tahun kemudian (setelah sidang etik), Kapolri boleh meninjau ulang keputusan sidang etik. Itu bisa, inilah yang saya imbau kepada Presiden (Jokowi), dan Menko Polhukam (Mahfud MD) untuk meninjau peraturan polisi yang seperti ini," kata Gatot.
Dalam situasi ini, Gatot pun mengungkapkan jika peraturan tersebut kurang masu logika hukum.
Mengingat seorang perwira tinggi diberhentikan oleh Presiden, akan tetapi ternyata bisa kembali ke institusi Polri.
Kembali diungkapkan, bahawa Peraturan yang dimaksud adalah Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022.
Kapolri berhak untuk meninjau kembali hasil sidang etik terhadap anggotanya. Peraturan itu bisa menjadi celah untuk kelompok Sambo, yang sudah diberhentikan tidak hormat kembali ditinjau statusnya dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.
"Nah sekarang Presiden sudah memberhentikan, tiga tahun lagi hanya dengan keputusan Kapolri bisa diralat lagi. Siapa lo? bisa ditinjau lagi, dan bisa minta Presiden untuk (anulir) lagi, gimana ceritanya ini?," kata Gatot.
"Mari kita sama-sama saksikan, polisi mana yang menang. Kalau kita nggak kasih support ke polisi yang baik, mereka bisa kalah," tegas Gatot.
Gatot pun sempat mengungkapkan, jika intern Polri sendiri memang tengah terbelah atas kasus Irjen Ferdy Sambo.
Setidaknya dua kubu atau kelompok tengah berhadapan atas kasus ini.
Berita Terkait
-
Gegara Melipir ke Dapur saat Penembakan, Bripka RR Klaim Tak Lihat Ferdy Sambo Tembak Yosua
-
Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Tiba-tiba Minta Maaf, Bilang Pihak Keluarga Bilang Sudah Capek
-
Kasus Brigadir J Tak Tuntas, Kamaruddin Simanjuntak Sebut Presiden Biarkan Polri Terjebak dalam Lumpur: Saya Minta Maaf
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
ASN dan Pegawai Swasta WFA Lebaran Sampai Kapan? Ini Jadwal Resminya
-
Hilang di Era STY, Elkan Baggott Semringah Tandai Comeback ke Timnas Indonesia di Era John Herdman
-
Kecelakaan Maut di Depan Wisma DPR Puncak Bogor, Pemotor Fino Tewas di Tempat
-
Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus
-
Honor 600 Versi Global Muncul di Geekbench, Andalkan Snapdragon 7 Gen 4
-
Nonton Tunggu Aku Sukses Nanti: Relatable Sih, tapi Kok Kayak Takut Terlalu Jujur
-
Berapa Skor Minimal Agar Lolos UTBK 2026? Ini Acuannya
-
PKL Suryakencana Kini Resmi Pindah ke Pasar Jambu Dua
-
Hijab Takut Berantakan Saat Naik Motor? Ini 3 Helm yang Cocok Dipakai
-
Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk