/
Selasa, 20 September 2022 | 07:00 WIB
Ilustrasi ibu hamil (pexels.com/)

SuaraSumedang.id - Ada beberapa makanan yang tidak disarankan dikonsumsi ibu hamil. Saat hamil, tentu tidak semua makanan dengan bebas bisa disantap ibu hamil. 

Ibu hamil memang memerlukan nutrisi lebih banyak dari biasanya karena kebutuhan zat gizi bagi janin agar tumbuh kembang si calon bayi bisa maksimal.

Namun, bukan berarti semua makanan bisa sembarangan dimakan. Pasalnya, hal tersebut justru bisa mengganggu perkembangan janin dalam kandungan sang ibu. 

"Gizi yang dimakan berguna juga untuk pertumbuhan janin Namun ternyata tidak semua makanan aman untuk dikonsumsi saat hamil," ujar dokter Jeffry Kristiawan di kanal YouTube Tanyakan Dokter, dikutip Selasa (20/9/2022).

Jeffry menjelaskan, ada beberapa makanan yang seharusnya dihindari oleh ibu hamil. Berikut beberapa makanan yang tidak disarankan untuk disantap ibu hamil. 

1. Keju impor

Keju impor tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil karena tekstur lunak dalam keju impor dimungkinkan karena tidak melalui proses pasteurisasi atau dipanaskan dalam suhu dan waktu tertentu. 

Menurut dokter Jeffry mengatakan saat olahan susu, termasuk keju yang tidak melalui proses pasteurisasi berisiko tidak benar-benar matang. Alhasil, kata dia, kemungkinan ada bakteri yang keju yang bisa membahayakan perkembangan janin dalam kandungan.

Keju biasanya mengandung bakteri difteri yang bisa masuk menembus plasenta. Ia menyarankan agar ibu hamil mengurangi konsumsi keju.

Baca Juga: Walkot Medan Respon Inpres Jokowi dengan Lelang Mobil Para Pejabat Pemkot

2. Makanan mentah atau setengah matang

Kenapa makanan mentah atau setengah matang tidak disarankan dikonsumsi ibu hamil. Secara sederhana, urai dokter jeffry, makanan mentah tentu banyak mengandung bakteri. Di antaranya salmonella, bakteri penyebab tipes. 

Ada pula bakteri ecoli yang kemungkinan tertempel di kotoran makanan mentah. Dokter Jeffry mencontohkan makana  khas Jepang, sushi tidak disarankan dikonsumsi ibu hamil karena prosesnya yang tidak dimasak. 

Selain itu, kata dia, bila ibu hamil suka mengkonsumsi daging steak, maka pilihlah daging steak dengan tingkat kematangan menyeluruh. Dokter Jeffry pun tidak menyarankan ibu hamil mengkonsumsi telur setengah matang.

3. Makan ikan laut

Tidak semua ikan laut bisa dikonsumsi ibu hamil. Meski dianggap memiliki gizi melimpah, ternyata beberapa ikan laut berukuran jumbo tidak boleh dikonsumsi ibu hamil, seperti ikan hiu, makarel ataupun ikan tuna sirip kuning. 

Pasalnya, kata dia, ikan laut tersebut mengandung merkuri cukup tinggi yang berisiko pada perkembangan otak janin dan bisa menimbulkan kecacatan.

4. Makanan manis

Makanan manis tidak disarankan untuk ibu hamil dengan riwayat penyakit diabetes atau kencing manis. Ibu hamil perlu membatasi pola asupan konsumsi makanan dan minuman manis karena kemungkinan janin akan lebih besar.

6. Mengandung kafein

Mendengar kafein tentu benak kita langsung tertuju pada kopi. Padahal, kafein tidak hanya ada pada kopi, melainkan terkandung dalam teh, minuman berkarbonasi juga minuman berenergi. 

Kafein ini menjadi berbahaya karena zatnya terlarut dan tembus ke plasenta sehingga berisiko menyebabkan kematian pada janin.

Berdasarkan penelitian, disarankan  untuk konsumsi kafein adalah dosis maksimal 200 ml per hari atau tidak lebih dari dua cangkir.

6. Susu

Susu tenyata tidak diperbolehkan terutama susu yang tidak dipasteorisasi. Tujuan susu pasteurisasi ini kandungan kalsium dan nutrisi lainnya masih bagus. 

Susu tanpa pasteurisasi memiliki kandungan bakteri yang bisa membayakan janin. Maka dari itu, ibu disarankan minum susu sebaiknya yang UHT atau mungkin susu kehamilan itu sudah pasti keamanannya.

Load More