/
Sabtu, 17 September 2022 | 19:49 WIB
ilustrasi makanan yang perlu dihindari ibu hamil (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM Menjaga asupan makanan saat hamil menjadi harus diperhatikan ibu. Pasalnya, ibu hamil memerlukan nutrisi lebih banyak dari biasanya. Kebutuhan zat gizi tersebut juga akan dibagikan kepada janin agar bisa tumbuh kembang secara optimal.

Jenis makanan bagi ibu hamil harus diperhatikan dengan baik. Meskipun memerlukan nutrisi yang lebih banyak, bukan berarti semua makanan aman bagi ibu hamil.

"Gizi yang dimakan berguna juga untuk pertumbuhan janin Namun ternyata tidak semua makanan aman untuk dikonsumsi saat hamil," kata dokter Jeffry Kristiawan pada kanal YouTube Tanyakan Dokter.

Menurutnya, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari ibu selama hamil di antaranya:

1. Keju Impor

Keju impor memiliki tekstur lunak. Dalam proses pembuatannya biasanya tidak melewati pasteurisasi atau pemanasan dalam suhu dan waktu tertentu. Proses tersebut penting karena keju terbuat dari olahan susu.

Dokter Jeffry mengatakan bahwa susu yang tidak diolah secara baik lewat pemanasan dalam suhu dan waktu tertentu, berisiko tidak benar-benar matang. Jika keju tidak diolah sempurna, masih ada sisa bakteri pada keju tersebut paling sering adalah keju yang mengandung bakteri difteri yang bisa masuk menembus plasenta maka sebaiknya ibu mengurangi keju

2. Makanan Mentah atau Setengah Matang

Makanan mentah atau setengah matang banyak mengandung bakteri. Salah satunya salmonella yang menyebabkan tipes, kemudian ecoli yang biasanya ada di kotoran makanan mentah.

Baca Juga: Cocok Untuk Diet, Apa Saja Manfaat Dari Buah Alpukat

Makanan mentah ini contohnya sushi makanan Jepang. Selain itu jika ibu hamil senang memesan daging steak, disarankan pilih yang tingkat kematangannya menyeluruh. Karena daging yang tidak terlalu matang juga berisiko masih mengandung bakteri. Hal yang sama jika ibu hamil konsumsi telur setengah matang.

3. Makan Ikan Laut

Ikan laut di anggap makanan paling bergizi. Sebenarnya, tidak semua hewan laut terutama ukuran besar bisa dikonsumsi ibu. Dokter Jeffry menjelaskan, ikan laut besar seperti hiu, ikan makarel, maupun ikan tuna sirip kuning sebaiknya jangan dikonsumsi.

Sebab, ikan besar berpotensi mengandung merkuri cukup tinggi. Merkuri pada makanan bila masuk ke tubuh ibu hamil, bisa berdampak buruk terutama pada perkembangan otak janin dan bisa menimbulkan kecacatan.

4. Makanan Manis

Ibu hamil yang memiliki riwayat diabetes maupun kencing manis, perlu membatasi jumlah konsumsi makanan juga minuman manis karena beresiko janin jadi besar.

5. Mengandung Kafein

Kopi, teh, minuman bersoda, minuman berenergi maupun lainnya yang mengandung kafein perlu dihindari bagi ibu hamil. Kandungan kafein berbahaya karena terlarut dan tembus ke plasenta. Jika mengenai janin beresiko menyebabkan kematian janin mendadak atau juga janin lahir dengan berat badan rendah.

Menurut penelitian untuk konsumsi kafein adalah dosis maksimal 200 ml per hari atau tidak lebih dari dua cangkir.

6. Susu

Meskipun memiliki sumber nutrisi yang baik bagi ibu hamil, susu yang tidak di pasteorisasi atau tidak dipanaskan dalam suhu benar matang tidak disarankan dikunsumsi ibu hamil.

Tujuan susu pasteorisasi ini kandungan kalsium dan nutrisi lainnya masih bagus. Namun ada efek samping juga. Susu yang tidak dipasteorisasi ternyata kandungan bakterinya masih ada. Maka dari itu, ibu disarankan minum susu sebaiknya yang UHT atau mungkin susu kehamilan itu sudah pasti keamanannya. (iruma cezza)

Load More