/
Kamis, 22 September 2022 | 10:43 WIB
Pebalap MotoGP Aleix Espargaro, Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo; Jelang MotoGP Jepang 2022 Quartararo siap bertarung. ((Instagram))

SuaraSumedang.id - Jelang balapan MotoGP Jepang 2022, pebalap tim Monster Energi Yamaha Fabio Quartararo berupaya memulihkan kebugarannya, setelah mengalami luka di perut akibat kecelakaan di Aragon.

Sang juara dunia bertahan itu, gagal menyelesaikan balapan GP Aragon di Sirkuit MotorLand lantaran terjatuh di lap pembuka setelah bertabrakan dengan motor Honda Marc Marquez di Tikungan 3.

Marquez kehilangan grip belakang motornya, dan Quartararo tak memiliki ruang cukup untuk menghindar.

Meski tabrakan terjadi dalam kecepatan cukup tinggi, sang rider Prancis itu terhindari dari laju pebalap lainnya di lintasan.

Namun, ia terbentur motornya sendiri saat tersungkur di aspal sehingga menyebabkan lecet-lecet di bagian dada dan perutnya.

Menuju Sirkuit Twin Ring Motegi balapan MotoGP Jepang, yang menjadi tuan rumah balapan seri ke-16 di kalender MotoGP 2022 itu.

Fabio Quartararo memegang kendali klasemen MotoGP 2022 dengan keunggulan 10 angka dari rival terdekatnya, Francesco Bagnaia (Ducati) yang sukses memangkas 20 pin berkat finis runner-up di Aragon.

"Saya baik-baik saja. Luka lecet ini sedang menjalani pemulihan penyembuhan. Tidak akan mudah, tapi saya akan mencoba yang terbaik agar sepenuhnya fit untuk balapan di sini, dan bertarung untuk menang," kata Quartararo, dikutip laman resmi tim.

Fabio Quartararo baru sekali menjalani balapan kelas premier di Sirkuit Motegi, di mana ia mengoleksi satu podium setelah finis runner-up di belakang Marc Marquez pada 2019.

Baca Juga: Sumedang Siap Menuju Smart City, Penyusunan Masterplan Telah Rampung

"Saya selalu mendorong 100 persen di manapun kami membalap atau apapun kondisinya, jadi itu yang juga akan saya lakukan di akhir pekan ini," tambahnya.

Sirkuit Motegi yang dibangun pada 1997 untuk keperluan tes sebelumnya pertama kali menggelar balapan GP Jepang pada 1999.

Satu tahun berselang, sirkuit itu menjadi tuan rumah GP Pasifik, dan sejak itu langganan dikunjungi para fan balap motor.

Pada 2004 Motegi menggantikan Sirkuit Suzuka di kalender MotoGP, dan kembali menjadi arena GP Jepang lagi, serta mempertahankan statusnya itu hingga saat ini.

Sumber:ANTARA

Load More