SuaraSumedang.id - Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo diduga memiliki sosok "kakak asuh", yang bisa membantunya dalam proses hukum kasus pembunuhan Brigadir J.
Dugaan itu, diungkapkan oleh Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad), Muradi seraya mengatakan, bahwa pola dugaan itu sudah terlihat.
Sosok kakak asuh yang diduga memberi bantuan berupa kerja sama dengan berbagai pihak, yang tengah melakukan penyelidikan kasus pembunuhan berencana Brigadir J didalangi oleh Ferdy Sambo.
"Indikasinya terlihat, polanya juga terlihat. Saya cuman bilang mengajak teman-teman (kakak asuh) fokus saja pada proses pengadilan," kata Muradi dalam wawancara yang ditayangkan di kanal YouTube KompasTV.
Muradi pun menduga, sang kakak asuh turut memantau proses hukum Ferdy Sambo mulai dari penetapan dirinya sebagai tersangka pembunuhan Yosua hingga proses sidang KKEP untuk Ferdy Sambo.
Mengenai hal ini, Komjen Pol (Purn) Polisi Ito Sumardi membeberkan, bahwa adanya kakak asuh atau adik di kepolisian memang hal yang lazim.
"Jadi sebetulnya istilah kakak asuh dan adik asuh itu istilah yang lazim. Semua lembaga pendidikan bukan hanya di Polri saja," kata Ito, dalam perbincangan di program Sapa Indonesia Pagi KompasTV.
Dikatakan Ito, persoalan kakak asuh dan adik di kepolisian biasanya terkait dengan kedekatan baik itu secara personal, suku, daerah, hingga alumni.
"Kemudian biasanya kakak asuh ini mulai dari masih pendidikan sudah melihat potensi adik asuhnya. Sehingga saat kakak asuh ini menjadi pejabat di Polri, tentunya yang bersangkutan juga akan melihat adik asuhnya di Polri," kata Ito.
Baca Juga: Terbukti Langgar Etik! Empat eks Anggota Div Propam Jalani Pembinaan Mental
Menurutnya, dengan adanya kakak dan adik asuh, sang kakak bisa mengawasi kinerja adik asuhnya sendiri.
Namun, Ito pun mengatakan, bahwa kakak asuh ini bisa menimbulkan efek negatif seperti utang budi dan lain sebagainya.
"Bisa saja timbul loyalitas sempit, keberhutangan budi, kemudian juga barangkali yang bersangkutan menyingkirkan daripada potensi lain, yang lebih baik, yang bukan adik asuhnya," kata dia.
Sumber:Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus