SuaraSumedang.id - Seperti daerah lainnya di Jawa Barat, Kawasan Sumedang memiliki banyak tempat wisata alam yang bisa Anda kunjungi.
Di antaranya, yakni Wana Wisata Kampoeng Ciherang yang berada di Desa Cijambu, Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat.
Apabila Anda mencari tempat wisata untuk melepas penat bersama keluarga, maka Wana Wisata Kampoeng Ciherang menjadi salah satu spot wisata yang cocok untuk Anda kunjungi.
Terletak di kaki Gunung Manglayang bagian timur, bagi Anda yang sensitif dengan udara dingin, sepertinya harus mengenakan jaket tebal saat berwisata ke Kampoeng Ciherang.
Udara dingin seolah menusuk kulit saat SuaraSumedang.id menyambangi Kampoeng Ciherang.
Di bagian depan, tampak terpampang tulisan "Wana Wisata Kampoeng Ciherang" dengan latar susunan pagar bambu.
Ada beberapa wahana yang bisa dinikmati pengunjung. Di antaranya, flying fox, ayunan alias hammock, sepeda melayang, bola air, kolam renang dan yang lainnya.
Puluhan pohon pinus tampak menjunjung tinggi dan membuat area tempat wisata menjadi sejuk karena tidak langsung terpancar sinar matahari.
Beberapa tempat foto pun tersedia di sana. Semisal, tempat untuk melakukan swafoto dengan desain, sangkar raksasa dari balutan akar pohon.
Baca Juga: MotoGP Thailand 2022: Joan Mir Beri Dukungan pada Danilo Petrucci
Kampoeng Ciherang menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin mengajak anak menikmati wahana aneka permainan berkonsep alam.
Bagi Anda yang hendak datang ke Kampoeng Ciherang, berikut rute serta harga tiket masuk ke Kampoeng Ciherang.
Kampoeng Ciherang berjarak sekitar 11 kilometer dari Alun-Alun Tanjungsari. Anda bisa menggunakan ojek online bertarif sekitar Rp40 ribu dengan titik jemput dari Alun-Alun Tanjungsari menuju lokasi wisata. Waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar 24 menit saja.
Apabila Anda menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor ataupun roda empat tentu biaya transfortasi akan lebih murah.
Kondisi jalan menuju Kampoeng Ciherang terbilang sudah bagus di mana jalannya sudah diaspal. Hanya sebagian kecil saja jalan yang jelek alias tidak mulus, yakni setelah melewati Desa Cijambu.
Adapun, tiket masuk ke Kampoeng Ciherang dibandrol Rp20 ribu per orang.
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Tempat Wisata Jawa Barat yang Memanjakan Pelancong, Lengkap Harga Tiketnya
-
5 Tempat Wisata Pantai Jawa Barat Punya Keindahan Tersendiri, Satu di Antaranya Kental dengan Mitos
-
Puncak Kompe, Wisata Berjuluk Raja Ampat Kampar yang Butuh Bantuan Pemerintah
-
Deretan Tempat Wisata di Jawa Barat yang Menyimpan Kisah Legenda Menarik
-
Keindahan Wisata Tanjung Duriat Jatigede Sumedang, Simak Rute dan Harga Tiketnya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Fasilitas KA Argo Bromo Anggrek yang Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
101 Ribu Batang Rokok Ilegal Disita di Aceh, Masyarakat Diimbau Tidak Membeli
-
Kekayaan Arifatul Choiri Fauzi, Menteri PPPA yang Usul Gerbong Wanita Pindah ke Tengah
-
Tabrakan Maut KRL vs Argo Bromo di Bekasi, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Sopir dan Pemkot
-
Harga 9 Moisturizer Viva Terbaik, Masih Jadi Andalan Sejuta Umat
-
Rusia Prediksi UEA Keluar dari OPEC Akan Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia
-
Berapa Tarif Green SM yang Tertemper KRL di Bekasi?
-
Pilihan Mobil Bekas Satset Pengganti KRL, Irit BBM Untuk Harian
-
Imigrasi Sabang Deportasi 4 WNA karena Langgar Izin Tinggal
-
Anak Meninggal, Ambulans Bayar: Cerita Sedih Ibu di Samarinda yang Dilanda Kesulitan Ekonomi