- Sejumlah organisasi mahasiswa akan menggelar demonstrasi di kompleks DPR RI, Jakarta, pada Senin, 15 Juni 2026.
- Aksi tersebut bertujuan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat serta mengawal jalannya pemerintahan melalui jalur demokrasi yang konstitusional.
- Mahasiswa Universitas Bung Karno akan melakukan aksi serupa di Istana Negara membawa tuntutan terkait kebijakan publik nasional.
Suara.com - Sejumlah kelompok mahasiswa akan menggelar aksi demonstrasi di kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin (15/6/2026).
Aksi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB dengan melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa dari Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur, Minggu (14/6/2026).
Dalam aksi tersebut, GMNI Jakarta Timur menggandeng sejumlah organisasi mahasiswa lain, di antaranya Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Jakarta Timur, serta Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Himapersis) Jakarta Timur.
Massa dijadwalkan berkumpul di kawasan Gedung DPR RI pada siang hari.
GMNI menyebut aksi tersebut merupakan bagian dari upaya menyampaikan aspirasi masyarakat melalui jalur demokrasi serta mengawal jalannya pemerintahan.
"Seruan Aksi Prabowo-Gibran Gagal Total (Gatal). Suara Mahasiswa adalah Suara Rakyat," tulis GMNI dalam unggahannya.
Mereka juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk turut menyuarakan pandangan terkait berbagai persoalan yang dinilai tengah dihadapi bangsa.
Pada hari yang sama, mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) juga dijadwalkan menggelar aksi di kawasan Istana Negara atau Jalan Medan Merdeka Selatan.
Baca Juga: Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
Sekitar 200 mahasiswa UBK disebut akan turun ke jalan membawa enam tuntutan, mulai dari evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), peninjauan ulang Undang-Undang Kepolisian, penghentian militerisme di ranah sipil, hingga penolakan kebijakan kenaikan harga BBM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme
-
AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan