/
Kamis, 29 September 2022 | 14:07 WIB
Mantan juru bicara KPK Febri Diansyah. (Suara.com/Muhaimin A Untung)

SuaraSumedang.id - Atensi publik kini mengarah kepada mantan juru bicara Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Febri Diansyah

Pasalnya, Febri memutuskan untuk masuk ke dalam tim kuasa hukum tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi

Hal tersebut mengejutkan banyak kalangan, lantaran Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dianggap sosok jahat karena diduga membunuh Brigadir J alias Nopriansyah Yosua Hutabarat. 

Febri mengatakan akan bertindak profesional dalam mendampingi Ferdy Sambo dan Putri yang terjerat pasal pembunuhan berencana. 

Saat diwawancarai awak media pada Rabu (28/9/2022), Febri menjanjikan beberapa hal terkait statusnya sebagai pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Febri berjanji akan menangani kasus tersebut secara objektif. Febri mengatakan akan memberikan pendampingan hukum secara objektif berdasarkan bukti otentik.

"Saya menerima permintaan menjadi kuasa hukum dan berkomitmen untuk mendampingi hak tersangka dalam perkara ini secara objektif," kata Febri dilansir dari Suara.com.

Namun, kritikan datang kepada Febri Diansyah. Di antaranya, kritikan itu dilontarkan oleh tohoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan. 

Umar meragukan Febri Diansyah akan bertindak objektif saat memberikan pendampingan hukum kepada Ferdy Sambo dan istrinya. 

Baca Juga: Liga 1: Mark Klok dan Irianto Sudah Balik ke Persib, Ricky Kambuaya Jalani Latihan Terpisah Jelang Laga Kontra Persija

"Objektif dari Hongkong? Gak usah sok idealis lah kau bicara objektif sebagai lawyter tersangka pembunuh Feb," cuit Umar melalui akun Twitter-nya @Umarrhasibuan_, pada Rabu (28/9/22).

Umar pun menyindir Febri yang dianggapnya sedang mencari panggung. Umar bahkan bilang kalau nantinya Febri menjadi kuasa hukum koruptor, maka akan tetap bilang objektif. 

"Selamat sekarang nikmati panggung yg kau inginkan. Nantipun kalau kau jd pengacara koruptor juga akan bilang kau akan objektif. Basi ucapanmu," ucapnya. 

Cuitan Umar pun ramai dikomentari warganet. Kebanyakan warganet ikut menyangsikan Febri akan berlaku objektif. 

"Mungkin karena namanya mirip Gus, Febry Sambo," kata netizen.

"Objektif? Tetap aja lawyer itu membela klien," imbuh netizen lain.

"Gak mungkin bisa objektif. Dia kan dibayar untuk membela, buka soal salah atau benar. Tapi membela yang dibayar," komentar netizen lainnya.

Load More